Selasa, 08/04/2014 16:55 WIB

Kawal Penghitungan Suara, Golkar Gelar Real Count Pemilu

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Jakarta - Tim IT Golkar akan melakukan real count untuk mengawal penghitungan suara nasional. Hasil real count itu akan dibandingkan dengan hasil penghitungan KPU.

Tim IT Golkar bertempat di kantor DPP Golkar Jalan Anggrek Nelly, Jakarta Barat. Di ruangan itu disiapkan puluhan staf yang akan menerima hasil suara dari daerah.

"Hampir 29 orang staf IT yang memonitor seluruh saksi," ujar Ketua Media Center Golkar Erwin Aksa di kantor DPP Golkar, Jalan Anggrek Nelly, Jakarta Barat, Selasa (8/4/2014).

Perhitungan real count Golkar berasal dari data yang didapatkan dari TPS yang kemudian ditabulasikan di kantor DPD kabupaten/kota yang kemudian baru dilaporkan ke DPP Golkar.

"Tapi kita juga menerima bantuan jika ada yang mau membantu kami mengirimkan hasil suara di TPS," terangnya.

Erwin memperkirakan penghitungan real count akan berlangsung selama 1 minggu ke depan sejak TPS ditutup pada 9 April.

"Data data yang masuk ke tim IT Golkar kemudian akan dicocokan data C1 milik KPU," ucapnya.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(fiq/van)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
36%
Kontra
64%