detikcom
Rabu, 09/04/2014 07:45 WIB

Pantau Quick Count Pemilu di detikcom!

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Jakarta - Kemajuan teknologi memungkinkan hasil Pemilu Legislatif 9 April diketahui dengan cepat. Penasaran hasilnya? Cukup pantau quick count di detikcom!

detikcom bekerjasama dengan LPP Radio Republik Indonesia (RRI), Centre for Strategic and International Studies (CSIS), dan Cyrus Network (CN) akan menyajikan hasil quick count Pemilu 2014 pada Rabu (9/4/2014).

LPP RRI melakukan hitung cepat dengan melibatkan 2.000 relawan yang disebar di 2.000 TPS dengan metode multistage random sampling. Dengan metode ini, RRI ingin menyuguhkan hasil quick count secara real time dan tercepat.

"Kami konsisten dengan tagline Radio Pemilu," ujar Direktur Utama LPP RRI Niken Widiastuti saat berbincang dengan detikcom, Selasa (8/4/2014).

Cyrus Network (CN) bekerjasama dengan Centre for Strategic and International Studies (CSIS) dalam menyelenggarakan quick count dan survei exit poll Pemilu Legislatif 2014. Jumlah sampel yang digunakan juga 2.000 TPS. Tingkat akurasi dua lembaga survei ini juga tak diragukan lagi.

Untuk menyebarluaskan hasil quick count tersebut, LPP RRI, CSIS, dan Cyrus Network bekerjasama dengan detikcom. Hasil quick count yang dilakukan oleh LPP RRI dan kolaborasi CSIS-Cyrus Network akan dipublikasikan secara realtime oleh media kesayangan Anda ini.

Jadi jangan lupa, pantau quick count Pemilu 2014 hanya di detikcom!



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(van/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
44%
Kontra
56%