detikcom
Senin, 07/04/2014 13:06 WIB

Soal Pemilu, Mendikbud: Mahasiswa Tidak Boleh Bersikap I Don't Care

Ayunda W Savitri - detikNews
M Nuh jumpa pers di Kemendikbud
Jakarta - Mendikbud M Nuh menyadari besarnya pengaruh pemilih pemula di Pemilu 2014 ini. Oleh karenanya, dia mengimbau agar anggota masyarakat yang baru saja memiliki hak pilihnya untuk tidak golput.

"Jadi jumlah pemilih muda ada lebih dari puluhan juta itu, satu, tentu tidak setiap orang punya kesempatan untuk memilih. Sehingga bagi para pemilih pemula manfaatkan betul ini sebagai pengalaman pertama ikut nyoblos. Jangan golput!" imbau Nuh usai jumpa pers soal tunjangan guru di Ruangan DSS, Gedung A Kemendikbud, Jakarta, Senin (7/4/2014).

Nuh meminta para pemilih pemula mempelajari betul partai dan para caleg peserta Pemilu 2014. Setelah itu, dia meminta mereka memilih dengan hati.

"Yang penting jangan golput dan pilih sesuai dengan hati dengan pertimbangan yang rasional dan yang baik. Silakan, saya nggak punya arahan," ujarnya.

Nuh mengatakan kementeriannya telah berkoordinasi dengan KPU dan Bawaslu untuk mengkampanyekan pentingnya partisipasi dalam Pemilu di institusi terkait Kemendikbud. Dia juga mengatakan telah menggandeng mahasiswa untuk jadi pemantau jalannya pemilu.

"Mahasiswa sebenarnya untuk kita ajak sama-sama jadi pemantau jalannya pemilu itu supaya dia pun tahu sebagai bagian dari pertanggungjawaban politik dari setiap anak bangsa. Jadi tidak boleh mengabaikan atau bersikap 'I don't care'. Mereka semua harus punya perhatian terhadap jalannya Pemilu 2014," pungkasnya.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(trq/van)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Jokowi Harus Dengarkan Informasi KPK agar Ciptakan Kabinet Bersih

KPK mengatakan 43 nama calon menteri yang diberikan Jokowi, setengahnya memiliki rapor merah atau incaran KPK. Pengamat politik dari UGM Ari Dwipayana mengimbau agar Jokowi harus mendengarkan informasi dari KPK tersebut agar dapat menciptakan kabinet yang bersih.Bila Anda setuju dengan Ari Dwipayanya, pilih Pro!
Pro
58%
Kontra
42%