Detik.com News
Detik.com
Jumat, 04/04/2014 22:14 WIB

KA Malabar Anjlok, Perjalanan 13 Kereta Lintas Selatan Dialihkan Lewat Cirebon

Arbi Anugrah - detikNews
KA Malabar Anjlok, Perjalanan 13 Kereta Lintas Selatan Dialihkan Lewat Cirebon
Jakarta - Sebanyak 13 perjalanan kereta api lintas selatan dari dan ke Bandung dialihkan melalui Cirebon. Pengalihan rute perjalanan ini menyusul anjloknya KA Malabar di KM 244 antara Ciawi dan Cirahayu, Tasikmalaya, Jawa Barat.

"Ada tujuh rangkaian KA dari timur dan enam rangkaian dari barat (Bandung, red.) yang harus memutar melalui Cirebon," kata Manager Humas PT KAI Daops 5 Purwokerto, Surono, Jumat (4/4/2014).

Menurut dia, tujuh rangkaian KA dari timur tersebut, yakni KA Serayu Malam jurusan Purwokerto-Bandung-Jakarta, KA Lodaya Malam jurusan Solo Balapan-Bandung, KA Malabar jurusan Malang-Bandung, KA Kahuripan jurusan Kediri-Kiaracondong, KA Mutiara Selatan jurusan Surabaya-Bandung, KA Turangga jurusan Surabaya-Bandung, dan KA Pasundan jurusan Surabaya-Kiaracondong.

Sementara enam KA dari arah barat terdiri KA Serayu Malam jurusan Jakarta-Bandung-Purwokerto, KA Mutiara Selatan jurusan Bandung-Surabaya, KA Turangga jurusan Bandung-Surabaya, KA Kahuripan jurusan Kiaracondong-Surabaya, KA Kutojaya Selatan jurusan Kiaracondong-Kutoarjo, dan KA Lodaya Malam jurusan Bandung-Surabaya.

Dia menjelaskan, KA Pasundan jurusan Surabaya-Kiaracondong yang telah sampai Stasiun Tasikmalaya dan KA Serayu Malam jurusan Purwokerto-Bandung-Jakarta yang telah sampai di Stasiun Banjar terpaksa harus kembali ke Kroya dan memutar melalui Cirebon.

"Kereta tersebut harus memutar, setiap rangkaian KA rata-rata mengalami keterlambatan sekitar dua jam," jelasnya.

Sebelumnya, KA Malabar (KA 86) jurusan Bandung-Malang terguling di jalur rel Desa Mekarsari, Kecamatan Kadipaten, yang berbatasan dengan Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, sekitar pukul 18.06 WIB. Penyebab kecelakaan karena tanah longsong yang diguyur hujan.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(arb/rmd)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
93%
Kontra
7%