Detik.com News
Detik.com
Jumat, 04/04/2014 21:20 WIB

KA Malabar Anjlok di Tasik, Jalur Kereta Api dari Bandung Dialihkan

Ayunda W. Savitri - detikNews
KA Malabar Anjlok di Tasik, Jalur Kereta Api dari Bandung Dialihkan (Foto: pasangmata.com)
Jakarta - KA Malabar tujuan Bandung-Malang anjlok di KM 244 antara Stasiun Cirahayu dan Ciawi, Tasikmalaya, Jawa Barat. Akibat kecelakaan ini, jalur kereta api dari dan ke Bandung dialihkan tidak melewati Tasikmalaya.

"Kereta yang lain tidak bisa lewat Tasikmalaya dulu," kata Humas PT KAI Sugeng Priyono saat dikonfirmasi detikcom, Jumat (4/4/2014).

"Sementara KA jalannya berputar tidak lewat Tasik tapi lewat Kroya-Purwokerto-Cikampek-Bandung. Begitu juga sebaliknya dari Bandung-Cikampek-Purwokerto-Kroya baru ke timur," lanjutnya.

Sementara ini, Sugeng menduga kecelakaan kereta yang dimasinisi Ujang Didi terjadi karena terjadi longsor.

"Diduga longsor karena memang lokasinya 50 meter setelah lengkung jadi tidak bisa dihindari. Karena nggak kelihatan jarak jauh," pungkasnya.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rmd/rmd)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%