Detik.com News
Detik.com

Rabu, 02/04/2014 11:55 WIB

Ada 15 Kategori Surat Suara Dinyatakan Sah, Ini Daftarnya

M Iqbal - detikNews
Halaman 1 dari 3
Ada 15 Kategori Surat Suara Dinyatakan Sah, Ini Daftarnya
Jakarta - Pemilu Legislatif tinggal seminggu lagi, yaitu pada 9 April 2014. Namun tak banyak masyarakat tahu soal ketentuan surat suara yang dinyatakan sah. KPU menetapkan ada 15 kategori surat suara dinyatakan sah. Apa saja?

Ketentuan tersebut tertuang dalam Peraturan KPU nomor 5 tahun 2014 tentang pemungutan dan pengitungan suara di TPS dalam Pemilu anggota DPR, DPD dan DPRD.

Sebagaimana dikutip detikcom dari peraturan tersebut, Rabu (2/3/2014), pasal 48 ayat 2 a menyebutkan surat suara untuk anggota DPR, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota dihitung sebagai 1 surat suara sah jika memenuhi beberapa ketentuan.

Berikut daftar ketentuan kategori surat suara yang dinyatakan sah:

1. Tanda coblos di kolom nomor urut, gambar, dan nama partai. Dinyatakan sah untuk partai.

2. Tanda coblos di kolom nomor urut dan nama calon. Dinyatakan sah untuk nama calon bersangkutan dari partai yang mencalonkan.

3. Tanda coblos di kolom nomor urut, gambar dan nama partai, serta tanda coblos di kolom nomor dan nama calon dari partai yang bersangkutan. Dinyatakan sah untuk nama calon yang bersangkutan dari partai yang mencalonkan.Next

Halaman 1 2 3

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(iqb/trq)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%