Detik.com News
Detik.com
Senin, 31/03/2014 19:10 WIB

Uniknya Menyambut Jokowi di Pacitan

Purwo - detikNews
Uniknya Menyambut Jokowi di Pacitan
Jakarta - Beragam cara unik dilakukan warga Pacitan untuk menyambut kedatangan Jokowi, Senin (31/3/2014) sore. Seperti dilakukan Agus Suyono (52). Pria warga Arjowinangun ini sengaja menciptakan topeng banteng. Asesoris berbahan organ serba sapi itu dikenakannya untuk menyongsong kedatangan tokoh yang identik dengan tradisi blusukan.

"Saya membuatnya selama hampir 1 bulan," ujar Agus ditemui wartawan di Alun-alun Pacitan.

Pria berjuluk Kancil itu menuturkan, rencana membuat topeng dilakukannya secara tidak sengaja. Untuk menjadi sebuah topeng, dirinya menyiapkan helm bekas. Bagian luar helm lantas dibungkus dengan ekor sapi yang terjurai hingga bagian samping dan belakang.

Untuk melengkapi tampilan bantengnya, Kancil juga memasang tanduk pada bagian atas kanan dan kiri. Bahannya juga diambilkan dari tanduk sapi asli. Tidak itu saja, agar pemakai topeng dapat melihat pemandangan di luar bagian depan dilubangi selebar mata dan mulut. Di lubang yang membentuk mulut juga dilengkapi gigi sapi.

"Semua saya tempelkan dengan lem. Kalau tidak salah habis 30 tabung semuanya," tambah Kancil.

Seperti diberitakan sebelumnya, Capres dari PDI Perjuangan, Joko Widodo, Senin (31/3/2014) sore mengunjungi Pacitan. Selama di Kota 1001 Gua, Jokowi dijadwalkan menutup kegiatan pembekalan saksi di Gedung Gasibu, Jl Ahmad Yani. Ini merupakan rangkaian kunjungan dari Ngawi, Magetan, dan Ponorogo.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(gik/ndr)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%