detikcom
Kamis, 27/03/2014 15:07 WIB

Merapi Menggeliat, Sleman dan Klaten Diguyur Abu dan Pasir

Bagus Kurniawan - detikNews
Sleman - Gunung Merapi di perbatasan Jawa Tengah dan DIY kembali mengeluarkan suara gemuruh, Kamis (27/3/2014) siang pukul 13.10 WIB. Embusan asap dari kawah mengakibatkan kawasan lereng Merapi di wilayah perbatasan Sleman dan Klaten terjadi hujan abu tipis.

Suara gemuruh dan letupan asap ke atas terjadi sekitar lebih kurang 5 menit. Namun tidak dapat teramati karena kawasan puncak tertutup kabut tebal. Petugas di pos Pengamatan Gunung Merapi baik di Pos Kaliurang Sleman dan Pos pengamatan di Magelang dan Boyolali mencatat adanya aktivitas tersebut.

Warga sekitar Kali Tengah Lor, Glagaharjo Cangkringan Sleman hingga Balerante Kecamatan Kemalang Klaten mendengar suara gemuruh tersebut. Mereka kemudian bersiap dengan berkumpul untuk melakukan pengungsian.

"Setelah suara gemuruh kemudian terjadi hujan abu tipis di sekitar Kalitengah dan Balerante," ungkap salah satu relawan Merapi, Sartono kepada detikcom, Kamis (27/3/2014).

Menurut dia, warga sudah bersiap untuk mengungsi terutama ibu-ibu, anak-anak dan lansia menuju tempat pengungsian. Setelah terjadi hujan abu, warga juga langsung mengenakn masker penutup hidung.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(bgs/try)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
68%
Kontra
32%