Detik.com News
Detik.com
Kamis, 20/03/2014 15:11 WIB

Titik Koordinat Tempat Ditemukannya Puing Diduga MH370

Rachmadin Ismail - detikNews
Titik Koordinat Tempat Ditemukannya Puing Diduga MH370 Google Map
Perth - Australian Maritime Safety Authority (AMSA) kini membuka titik koordinat lokasi benda yang diduga puing pesawat Malaysia Airlies MH370. Ternyata, agak melenceng dari lokasi pencarian sebelumnya.

Dikutip dari situs resmi AMSA, Kamis (20/3/2014), obyek itu berada di titik: 44:02:02S, 091:13:27E. Posisinya berada 185 kilometer ke arah tenggara dari tempat pencarian yang seharusnya dilakukan hari ini.

Dua obyek ini sudah dianalisis oleh Organisasi Geospasial-Intelijen Australia dan diduga kuat adalah bagian dari puing MH370.

Australia telah mengerahkan banyak armada menuju ke lokasi temuan yang berjarak sekitar 1.600 mil barat daya Perth. Mereka juga mendapat bantuan dari pasukan Selandia Baru dan AS.

Sedikitnya 4 pesawat yang sudah meluncur ke lokasi sejak informasi soal dua obyek tersebut mengemuka. Pertama adalah pesawat Royal Australian Air Force Orion yang tiba ke lokasi pukul 13.50 waktu lokal. Ada juga Royal New Zealand Air Force Orion dan P8 Poseidon.

Kondisi cuaca di kawasan tersebut memang tak terlalu buruk. Namun jarak pandangnya agak terbatas sehingga dikhawatirkan mengganggu satelit dan pencarian udara.




Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mad/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%