Detik.com News
Detik.com

Rabu, 19/03/2014 23:48 WIB

Bocah 8 Tahun Rawat Ayah di Becak 'Rumah'

Pemkot Medan Bawa Ayah Aisyah ke RS

Khairul Ikhwan - detikNews
 Pemkot Medan Bawa Ayah Aisyah ke RS
Medan - Kondisi Siti Aisyah (8) dan ayahnya Muhammad Nawawi Pulungan (54) mendapat perhatian dari berbagai kalangan, termasuk Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Medan Dzulmi Eldin. Ayah Aisyah pun segera dibawa ke rumah sakit.

Pada Rabu (19/3/2014) malam sekitar pukul 22.30 WIB, Dzulmi Eldin datang ke tempat parkir becak mereka di depan Dhea Saloon, Jalan Sisingamangaraja, Medan, Sumatera Utara (Sumut). Tak lama kemudian ambulans datang, dan keduanya dibawa ke Rumah Sakit Umum (RSU) Pringadi, Jalan HM Yamin, Medan.

“Begitu mendapat informasi, kita langsung datang. Memang tanggung jawab kita. Maka ini ayah Aisyah akan dirawat hingga sembuh,” kata Eldin kepada wartawan.

Langkah yang diambil ini, kata Eldin, karena sudah merupakan bagian dari tanggung jawab Pemerintah Kota Medan. Apalagi belakangan diketahui ternyata Nawawi memiliki Kartu Tanda Penduduk (KTP) keluaran Medan.

“Dia beralamat di Jalan Kertas, Kelurahan Sei Putih Barat, Kecamatan Medan Petisah,” kata Eldin.

Siti Aisyah (8) dan ayahnya Muhammad Nawawi Pulungan sudah tiga tahun terakhir menjadi tunawisma. Beberapa waktu belakangan keduanya tidur dibecak barang. Becak barang itu menjadi rumah mereka, dan tempat melaksanakan aktivitas sehari-hari.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rul/ahy)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%