Detik.com News
Detik.com

Selasa, 18/03/2014 17:45 WIB

Universitas Terbuka Gelar Kuliah Online Gratis, Ayo Daftar!

Nograhany Widhi K - detikNews
Universitas Terbuka Gelar Kuliah Online Gratis, Ayo Daftar!
Jakarta - Universitas Terbuka (UT) menggelar kuliah online gratis. Tak harus mendaftar menjadi mahasiswa UT untuk bisa mengikutinya. Untuk pertama kali, kursus online itu mengajarkan 5 topik. Yuk, cek jadwal dan daftar. Gratis!

Untuk tahap pertama ini, UT akan menyelenggarakan Kuliah Terbuka Online untuk lima topik yakni:

1. Public Speaking
2. Manajemen Pemasaran
3. Pendidikan Jarak Jauh
4. English for Children
5. Aneka Pengolahan Pangan

Bagi masyarakat yang berminat, tak perlu mendaftar menjadi mahasiswa UT, cukup mendaftar melalui situs http://moocs.ut.ac.id/. Pendaftaran dibuka sampai 2 Mei 2014, dengan kuliah dimulai pada hari yang sama dan berakhir pada 2 Juni 2014. Batas akhir pengiriman tugas pada 2 Juni 2014 dan sertifikat akan diberikan 2 Juli 2014.

Kuliah Online ini dilakukan UT dalam rangka memperingati 30 Tahun HUT UT. Kuliah Online Terbuka ini diadakan UT untuk pertama kalinya, demikian seperti rilis dari Kemendikbud, Selasa (18/3/2014).

Nah, bagi Anda warga yang berminat, yuk daftar!


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(nwk/nrl)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%