Detik.com News
Detik.com
Sabtu, 15/03/2014 08:37 WIB

Pencarian Malaysia Airlines Diperluas Hingga ke Teluk Benggala, India

Rivki - detikNews
Pencarian Malaysia Airlines Diperluas Hingga ke Teluk Benggala, India
Jakarta - Proses pencarian Pesawat Malaysia Airlines MH 370 yang hilang sejak seminggu yang lalu terus dilakukan. Pencarian pun tidak hanya fokus di Laut Cina Selatan, bahkan sampai ke kepulauan Andaman, India.

Dilansir dari Reuter, Sabtu (15/3/2014), beberapa pulau tak berpnghuni di sekitaran Andaman juga tak luput dari tim pencarian. Kepulauan Andaman terletak di Samudera Hindia tepatnya di Teluk Benggala, yang juga menjadi titik pencarian Malaysia Airlines tersebut.

Angkatan Laut India telah mengerahkan dua pesawat Dornier dan melacak seluruh pulau-pulau dengan luas total 720 km. Juru bicara militer India Harmeet Singh, mengatakan memang sampai saat ini pihaknya belum menemukan apa-apa.

"Operasi ini seperti menemukan jarum di tumpukan jerami," kata Singh.

Pencarian pesawat MH3 70 berbelok ke barat menuju pulau-pulau dilakukan setelah kepala angkatan udara Malaysia mengatakan radar militer telah mendeteksi sebuah pesawat Boeing 777 tak dikenal pada Sabtu lalu.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rvk/spt)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%