detikcom

Selasa, 11/03/2014 12:50 WIB

Jadwal dan Peta Kampanye Jokowi Diubah, Ada Apa?

Indah Mutiara Kami - detikNews
Jakarta - Jokowi sudah ditetapkan jadi juru kampanye nasional (jurkamnas) PDIP sehingga mulai 16 Maret 2014 akan kampanye keliling Indonesia. Namun sepulang dari kunjungan ke Riau akhir pekan lalu, jadwal kampanye Jokowi diubah. Ada apa?

Sekjen PDIP Tjahjo Kumolo membenarkan ada perubahan jadwal kampanye yang diikuti Jokowi. Alasan Tjahjo, agar Jokowi tetap bisa menjalankan tugas memimpin DKI dengan baik.

"Pak Jokowi sudah konsolidasi kemarin di Aceh, Langsa, Medan, dan Pekanbaru. Memang dijadwalkan Sabtu Minggu kampanye di beberapa daerah, tidak bisa semua daerah hadir. Tugas sebagai Gubernur DKI kan harus juga diurus," kata Tjahjo kepada detikcom, Selasa (11/3/2014).

Tjahjo menuturkan jadwal kampanye Jokowi diubah terkait daerah yang dikunjungi. "Ada perubahan daerah saja, kan semua gubernur dan wakil gubernur PDIP dapat tugas sama sebagai jurkam," katanya.

Dalam kunjungan kampanye tertutup pada Sabtu 8 Maret 2014 Jokowi didaulat jadi capres PDIP oleh kader di Riau. Apakah perubahan jadwal kampanye ini terkait dukungan pencapresan tersebut?

"Belum ada keputusan soal capres, nggak ada hubungan dengan capres/cawapres," pungkas Tjahjo.

Spekulasi ini memang liar, bahkan sejumlah sumber menyebut elite PDIP di bawah 'Tuan Putri' sengaja melarang Jokowi muter di akhir pekan lantaran Jokowi sudah berani bicara didukung nyapres oleh PDIP Riau.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(van/nrl)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
73%
Kontra
27%