Senin, 10/03/2014 15:28 WIB

5 Penumpang MAS Check In, Tapi Tidak Berangkat

Salmah Muslimah - detikNews
Malaysia, - Masih ada misteri yang mengitari hilangnya pesawat Malaysia Airlines MH370. Sebanyak 5 penumpang telah melakukan check in pada penerbangan itu, namun ternyata mereka tidak ikut terbang.

Kepala Departemen Penerbangan Sipil Malaysia Azharuddin Abdul Rahman menyatakan adanya laporan bahwa 5 penumpang telah membeli tiket dan memasukkan bagasi, namun tidak ikut terbang.

Azharuddin mengatakan Malaysia Airlines telah mengeluarkan bagasi penumpang tersebut begitu mereka mengetahui bahwa ada 5 penumpang tidak naik pesawat rute KL-Beijing itu. Hal ini sesuai dengan prosedur standar yang ada.

"Kami harus mengeluarkan bagasi yang mereka masukkan. Kami telah melakukannya di pesawat ini," kata Azharuddin seperti dilansir The Star, Senin (10/3/2013).

Pihak MAS telah merilis manifes penumpang pesawat yang terdiri dari 227 penumpang dan 12 awak.

Azharuddin menambahkan dalam proses pencarian pesawat yang hilang, pihaknya masih menunggu analisis sampel minyak yang diambil dari laut untuk menentukan apakah minyak itu berasal dari pesawat MAS. Diprediksi hasil bisa didapat Senin sore.

"Kami mencari di setiap sudut, kami melihat setiap aspek dari apa yang bisa terjadi. Sekali lagi, kita harus mendapatkan bukti nyata. Kita harus menemukan pesawat itu," katanya.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(slm/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 14/09/2014 14:52 WIB
    Lulung: Yang Penting Pak Ahok Manis Bicara, Ai Dukung
    Gb Haji Lulung mengaku sudah tidak ada masalah dengan Ahok yang bersuara keras soal kebobrokan DPRD jika pilkada tidak dilakukan langsung. Dia mengingatkan Ahok berhati-hati bicara sehingga tidak ada yang tersinggung.
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
32%
Kontra
68%