Sabtu, 08/03/2014 12:04 WIB

Ini Nomer Kontak untuk Info Penumpang Malaysia Airlines yang Hilang

Sukma Indah Permana - detikNews
Halaman 1 dari 2
Ilustrasi Malaysia Airline (AFP)
Jakarta - Sebanyak 12 warga negara Indonesia berada di dalam pesawat Malaysia Airlines yang hilang kontak saat mengudara ke Beijing, China. Bagi Anda yang ingin mengetahui keberadaan keluarga yang kemungkinan berada di pesawat tersebut, ada nomor darurat yang bisa dihubungi.

Nomor darurat tersebut yakni +60387775698 yang akan tersambung ke kantor Malaysia Airlines di Kuala Lumpur. Di nomor tersebut Anda hanya perlu menyebutkan nama lengkap dari keluarga atau kerabat yang sedang dicari.

"Hanya perlu sampaikan nama lengkapnya," ujar petugas Costumer Service Malaysia Airlines Ahmad, saat dihubungi, Minggu (8/3/2014)

Selain itu, terdapat nomor customer service di (021) 5229690. Petugas maskapai ini akan memberi informasi apakah nama kerabat Anda berada di pesawat tersebut atau tidak.

Sebelumnya, seperti yang dikutip dari situs malaysiaairlines.com, Sabtu (8/3), 12 penumpang dari total 227 penumpang adalah WNI.

Disebutkan, 152 penumpang merupakan warga negara China ditambah satu balita, kemudian 38 penumpang asal Malaysia, kemudian 7 penumpang asal Australia, dan 3 penumpang asal Prancis.

Pesawat Boeing 777-200 ini diketahui hilang kontak dengan Subang Air Traffic Control pada Sabtu (8/3), pukul 02.40 waktu setempat, atau sekitar 2 jam setelah lepas landas. Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(sip/gah)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/08/2014 12:40 WIB
    ANS Kosasih: Fokus Pelayanan Prima TransJ, Kurangi 1 Juta Perjalanan di 2017
    Gb PT Transportasi Jakarta baru saja dibentuk pada Maret 2014 lalu. PT Transportasi Jakarta ini masih mengalami masa transisi dari BLU UP TransJakarta. Fokus mereka menggunakan teknologi untuk meningkatkan pelayanan menjadi prima hingga bisa mengurangi 1 juta perjalanan di tahun 2017 nanti.
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
84%
Kontra
16%