Detik.com News
Detik.com

Kamis, 06/03/2014 20:01 WIB

Pembunuh Sara yang Bergelang Java Jazz, Ditangkap Saat Sedang Melayat

Mei Amelia R - detikNews
Pembunuh Sara yang Bergelang Java Jazz, Ditangkap Saat Sedang Melayat Lokasi penemuan mayat Ade
Jakarta - Pelaku pembunuhan Ade Sara Angelina Suroto, mahasiswi Universitas Bina Mulya, Jakarta Utara, ditangkap polisi. Pelaku ditangkap kemarin saat sedang melayat Ade di rumah duka Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat.

"Pelaku atas nama Hafitd ditangkap saat saat melayat jenazah korban di RS Cipto Mangunkusumo, Salemba, Jakarta Pusat," ucap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Rikwanto kepada wartawan, Kamis (6/3/2014).

Selain menangkap Hafitd polisi juga menangkap pelaku lainnya bernama Afisah. Belum diketahui peran kedua pelaku dalam peristiwa pembunuhan tersebut.

"Saat ini, kedua pelaku masih diperiksa intensif aparat polisi untuk mendalami peristiwa pembunuhan yang dilakukan pelaku," terangnya.

Ade Sara ditemukan di pinggir tol Rabu 5 Februari pagi. Korban berambut panjang dengan tinggi sekitar 161 cm. Memakai gelang karet warna merah di tangan kiri, dengan tulisan "Java Jazz Festival".



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mei/rvk)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Tolak APBD DKI 2015, Parpol Lembek dan Mengecewakan

DPRD DKI menolak penggunaan APBD DKI 2015 setelah tak mau membahasnya lewat rapat Badan Anggaran. Tokoh antikorupsi Buya Syafii Maarif mengatakan sikap partai lembek dan mengecewakan. "Mereka menolak isu anggaran siluman tetapi mendukung atau tidak menarik diri dari Hak Angket. Padahal, Ahok diangket karena jelas menolak anggaran siluman itu," kata Buya Syafii. Bila Anda setuju pendapat Buya Syafii, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%