Detik.com News
Detik.com

Jumat, 28/02/2014 22:48 WIB

Kemenhub: Pilot Jangan Coba-coba Tembus Asap Bandara Minangkabau!

Danu Damarjati - detikNews
Kemenhub: Pilot Jangan Coba-coba Tembus Asap Bandara Minangkabau! Suasana Bandara Minangkabau:Yustinus/pasangmata.com
Jakarta - Kebakaran lahan gambut di Riau mengganggu aktivitas penerbangan di Bandara Internasional Minangkabau Padang, Sumatera Barat. Pilot diwanti-wanti Kementerian Perhubungan untuk tak terbang menghadang bahaya.

"Pilot jangan coba-coba, karena ini menyangkut <i>safety</i>," kata Direktur Navigasi Penerbangan Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Nasir Usman, kepada detikcom, Jumat (28/2/2013).

Nasir menyatakan saat ini aktivitas penerbangan di Bandara Minangkabau memang terganggu asap kebakaran lahan di Riau. Asap dari Riau bisa sampai ke Minangkabau lantaran hembusan angin yang membawanya. Selain Bandara Minangkabau, Bandara Sultan Syarif Kasim II di Pekanbaru, Riau sendiri juga terkena imbasnya.

"Ada sebagian pilot bisa mendarat, ada yang tidak bisa mendarat. Karana asap ini cepat hilang dan datang lagi. Tergantung angin juga," tutur Nasir.

Sesunggunya, ada alat untuk membantu pesawat mendarat di tengah jarak pandang yang terbatas, yaitu <i>Instrument Landing System</i> (ILS). ILS kategori 1 bisa membantu pendaratan dalam jarak pandang 800 meter. ILS kategori 2 bisa membantu dengan jarak pandang 300 meter saja. Bahkan ILS kategori 3 bisa membantu pesawat mendarat tanpa bisa melihat landasan.

Indonesia hanya mempunyai ILS kategori 1 saja. Namun demikian, keselamatan penumpang diimbaunya agar tetap diutamakan. Maka dari itu, Bandara Minangkabau ditutup sementara dari aktivitas penerbangan, entah sampai kapan, tergantung situasi dan kondisi jarak pandang.

"Peringatan NOTAM (Notice to Airman) kepada maskapai penerbangan sudah dilakukan. Bandara Minangkabau ditutup, tapi tidak selamanya, begitu jarak pandang naik, langsung buka lagi. Dari kemarin sudah ditutup. Kalau ada hujan, kemungkinan bisa dibuka kembali," tutur Nasir.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(dnu/jor)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
90%
Kontra
10%