detikcom
Selasa, 25/02/2014 20:33 WIB

Pantograf Patah, KRL Arah Bogor Terhenti di Stasiun Lenteng Agung

Mulya Nurbilkis - detikNews
foto: Andi/pasangmata.com
Jakarta - KRL Jakarta Kota ke arah Bogor kembali mengalami gangguan malam ini. Salah satu pantograf patah sehingga KRL harus berhenti di stasiun Lenteng Agung.

"Perjalanan KRL Jakarta menuju Bogor terganggu karena pantograf rangkaian KRL patah," kata salah seorang penumpang, Andi yang mengirimkan informasinya melalui pasangmata.com, Selasa (24/2/2014).

Gangguan terjadi sekitar pukul 18.30 WIB. Saat KRL berhenti di stasiun Lenteng Agung, seorang masinis sempat mencoba memperbaiki menggunakan sebatang kayu. Namun upayanya tak berhasil.

"Menurut penumpang yang dalam rangkaian kereta yang tepat di bawah pantografnya, ada bunyi tuk tuk tuk sebelum akhirnya berhenti. Tadi sempat mau diperbaiki masinis pakai kayu tapi akhirnya dia nunggu teknisi juga," ungkapnya.

Karena gangguan ini, jalur arah Bogor belum dapat dilintasi KRL. Sementara jalur sebaliknya masih berfungsi.

Hingga saat ini penumpang KRL masih menumpuk di stasiun Lenteng Agung. Belum ada kejelasan dari pihak KRL Commuter Line sampai kapan penumpang harus menunggu.

Pantograf adalah cantolan yang berbentuk belah ketupat yang dipasang di atas KRL. Fungsinya untuk mengalirkan arus listrik dari kabel ke motor-motor kereta api. Kebanyakan penumpang memilih menunggu kereta berikutnya yang terhenti di stasiun Tanjung Barat.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(bil/rmd)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Harga BBM Harus Naik

Terbatasanya kuota BBM bersubsidi berimbas pada langkanya BBM di sejumlah SPBU plus antrean panjang kendaraan. Presiden terpilih Jokowi mengusulkan pada Presiden SBY agar harga BBM dinaikkan. Jokowi mengatakan subsidi BBM itu harus dialihkan pada usaha produktif, ditampung di desa, UMKM, nelayan. Menurutnya anggaran subsidi jangan sampai untuk hal-hal konsumtif seperti mobil-mobil pribadi. Bila Anda setuju dengan Jokowi bahwa harga BBM harus naik, pilih Pro!
Pro
50%
Kontra
50%