Detik.com News
Detik.com
Senin, 24/02/2014 12:36 WIB

Pulau Misterius Muncul di Muara Gembong, Warga Jadikan Tempat Rekreasi

Indra Subagja - detikNews
Jakarta - Warga Muara Gembong, Bekasi kini punya tempat rekreasi baru. Tak lain sebuah pulau dadakan yang muncul secara misterius saat angin musim barat (musim hujan). Jarak pulau itu sekitar 1 jam perjalanan dari Muara Gembong.

"Ini dataran yang timbul karena air kering, ini kan lagi musim barat," jelas petugas Polsek Muara Gembong Brigadir Wahyudi saat dikonfirmasi, Senin (24/2/2014).

Menurut Wahyudi pihak kepolisian juga sudah melakukan pemantauan. Pulau yang berupa gundukan tanah itu seluas sekitar 1.000-an meter persegi.

"Jadi ini muncul sore sekitar jam 3-an, pas air surut. Nanti jam 8 malam naik lagi," jelas Wahyudi.

Fenomena pulau dadakan ini muncul sejak 3 minggu lalu dan biasanya akan ada hingga 4 bulan ke depan.

"Warga datang ke pulau itu buat rekreasi, buat main. Warga kan pada penasaran," imbuhnya.

Nanti ketika angin musim timur (musim kemarau) kembali datang dan air tak surut, gundukan tanah itu akan kembali tenggelam oleh air.

"Kalau musim timur kan nggak surut," tutupnya.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(ndr/gah)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%