Detik.com News
Detik.com
Sabtu, 15/02/2014 18:19 WIB

Kena Imbas Abu Kelud, PLTA Selorejo Malang Ditutup

Muhammad Aminudin - detikNews
Kena Imbas Abu Kelud, PLTA Selorejo Malang Ditutup
Malang - Dampak erupsi Gunung Kelud menutup kompleks Bendungan Selorejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang. Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) berada di dalamnya turut berhenti beroperasi.

Bendungan Selorejo dikelola Perum Jasa Tirta I menjadi salah satu tempat terparah akibat erupsi Kelud. Akses jalan menuju wilayah tersebut tertutup abu vulkanik setinggi 10 cm.

"Selorejo ditutup, begitu juga PLTA yang dikelola PLN demi keamanan selain tertutup abu vulkanik," jelas Humas Perum Jasa Tirta I Tri Hardjono kepada detikcom, Sabtu (16/2/2014) sore.

Tri mengungkapkan, PLTA Bendungan Selorejo memiliki kapasitas 4,5 megawatt. Abu vulkanik juga menyulitkan akses pegawai jika memaksa untuk beroperasi. "Kalau bendungan kita yang kelola, di situ juga ada PLTA dan PLN yang menangani," ungkapnya.

Dia menambahkan, cottage, hotel dan resto di kompleks Bendungan Selorejo masih kokoh berdiri. Hanya abu tebal menutup kawasan tersebut. "Jika sudah aman, kita akan membersihkan," imbuh dia.

Pos Keamanan Pengungsi didirikan BPBD tepat di depan akses masuk Bendungan Selorejo. Sebelumnya, kawasan ini menjadi titik penampungan warga jika erupsi Kelud terjadi. Tapi kuatnya erupsi di luar prediksi memaksa warga dievakuasi keluar wilayah Ngantang.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fjp/fjp)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%