detikcom

Sabtu, 15/02/2014 07:01 WIB

Pagi Ini Sejumlah Wilayah di Jakarta Diguyur Hujan

Rivki - detikNews
Halaman 1 dari 2
Foto: Ilustrasi
Jakarta - Sabtu pagi ini wilayah Jakarta diguyur hujan dengan intensitas lebat dan ringan. Hujan tersebut terjadi di berbagai wilayah ibu kota. Sampai saat ini belum ada laporan mengenai genangan air yang tinggi akibat hujan pagi ini.

Diinformasikan dari akun Twitter TMC Polda Metro Jaya, Sabtu (15/2/2014), hujan dengan intensitas lebat mengguyur kawasan Sunter, Jakarta Utara. Di Wilayah ini hujan deras disertai dengan angin kencang.

"Daerah Sunter dan sekitarnya cuaca Hujan deras dan angin kencang. Harap berhati-hati dalam berkendara," tulis @TMCPoldaMetro.

Hujan juga melanda kawasan timur Jakarta tepatnya di daerah Cakung. "Pagi ini hujan sedang mengguyur daerah cakung dan skitarnya, harap pngguna jalan hati-hati," tulisnya.

Di kawasan Jakarta selatan hujan gerimis mengguyur wilayah Warung Buncit dan sekitarnya. Hujan mulai mengguyur kawasan ini sekitar pukul 06.00 WIB.

Berikut Perakiraan Cuaca BMKG untuk hari ini:

KEPULAUAN SERIBU :
Pagi : Hujan Ringan
Siang : Berawan
Malam : BerawanNext

Halaman 1 2

Banjir mengepung Ibukota Jakarta. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rvk/dha)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
0%
Kontra
100%