detikcom

Jumat, 14/02/2014 13:15 WIB

Letusan Gunung Kelud

Penerbangan ke 5 Tujuan untuk Sabtu Besok Belum Bisa Diprediksi

Arifin Asydhad - detikNews
Jakarta - Akibat letusan Gunung Kelud mengakibatkan penerbangan ke lima destinasi, yaitu Malang, Solo, Surabaya, Yogyakarta, dan Semarang dihentikan sementara. Bagaimana penerbangan ke lima tujuan itu pada hari Sabtu (15/4/2014) besok? Belum bisa diprediksi.

"Penerbangan untuk besok hari belum bisa diprediksi, apakah sudah dibuka atau belum. Karena sampai sekarang kita belum mendapat kepastian dari pemerintah," kata Direktur Utama Citilink Arif Wibowo kepada detikcom, Jumat (14/4/2014).

Hari ini, jadwal pesawat-pesawat yang menuju Solo, Malang, Surabaya, dan Yogyakarta dibatalkan sejak pagi akibat tebalnya guyuran abu vulkanik Gunung Kelud. Siang hari, penerbangan menuju Semarang juga akhirnya dibatalkan, menyusul abu vulkanik sudah tiba di ibu kota Jawa Tengah itu.

Terkait dengan hal ini, Arif mempersilakan para penumpang Citilink untuk melakukan refund tiket baik untuk jadwal penerbangan hari ini maupun untuk besok hari. "Silakan melakukan refund, karena ini sifatnya force majeur," ujar Arif.

Gunung Kelud yang berada di perbatasan Kediri dan Kabupaten Malang Jawa Timur mengalami erupsi pada Kamis (13/2/2014) malam. Abu vulkanik menyebar ke sejumlah kota di Pulau Jawa, termasuk hingga ke Bandung, Jawa Barat.


Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(asy/trq)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%