detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 01:10 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 14/02/2014 13:15 WIB

Letusan Gunung Kelud

Penerbangan ke 5 Tujuan untuk Sabtu Besok Belum Bisa Diprediksi

Arifin Asydhad - detikNews
Jakarta - Akibat letusan Gunung Kelud mengakibatkan penerbangan ke lima destinasi, yaitu Malang, Solo, Surabaya, Yogyakarta, dan Semarang dihentikan sementara. Bagaimana penerbangan ke lima tujuan itu pada hari Sabtu (15/4/2014) besok? Belum bisa diprediksi.

"Penerbangan untuk besok hari belum bisa diprediksi, apakah sudah dibuka atau belum. Karena sampai sekarang kita belum mendapat kepastian dari pemerintah," kata Direktur Utama Citilink Arif Wibowo kepada detikcom, Jumat (14/4/2014).

Hari ini, jadwal pesawat-pesawat yang menuju Solo, Malang, Surabaya, dan Yogyakarta dibatalkan sejak pagi akibat tebalnya guyuran abu vulkanik Gunung Kelud. Siang hari, penerbangan menuju Semarang juga akhirnya dibatalkan, menyusul abu vulkanik sudah tiba di ibu kota Jawa Tengah itu.

Terkait dengan hal ini, Arif mempersilakan para penumpang Citilink untuk melakukan refund tiket baik untuk jadwal penerbangan hari ini maupun untuk besok hari. "Silakan melakukan refund, karena ini sifatnya force majeur," ujar Arif.

Gunung Kelud yang berada di perbatasan Kediri dan Kabupaten Malang Jawa Timur mengalami erupsi pada Kamis (13/2/2014) malam. Abu vulkanik menyebar ke sejumlah kota di Pulau Jawa, termasuk hingga ke Bandung, Jawa Barat.


Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(asy/trq)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%