Detik.com News
Detik.com

Rabu, 12/02/2014 08:05 WIB

M Lutfi, Dari BKPM, Dubes Jepang Hingga Menteri Perdagangan

Ferdinan - detikNews
M Lutfi, Dari BKPM, Dubes Jepang Hingga Menteri Perdagangan M Lutfi
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan menggelar jumpa pers pagi ini. Dikabarkan presiden akan mengumumkan pengganti Gita Wirjawan yang mengundurkan diri karena konvensi capres Partai Demokrat.

Siapa pengganti Gita, Istana belum memberikan petunjuk. Namun dari informasi yang dihimpun presiden memilih Muhammad Lutfi menduduki kursi barunya, menteri perdagangan.

Luthfi yang lahir pada 16 Agustus 1969, merupakan lulusan Purdue University, Indiana, Amerika Serikat. Lutfi juga menjadi pendiri Mahaka Group, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan, keuangan, dan media

Pada usia mudanya, Luthfi pernah menjadi Ketua HIMPI Jaya periode 1998-2001. Setelah itu Lutfi menjadi Ketua Nasional HIPMI periode 2001-2004.

Presiden SBY pada tahun 2005 mengangkat Lutfi menjadi Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Indonesia. Lima tahun kemudian dia ditunjuk presiden menjadi Duta Besar untuk Jepang dan Federasi Mikronesia. Lutfi menjadi orang termuda yang menjabat di posisi Kepala BKPM dan Kedubes.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(fdn/mpr)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
91%
Kontra
9%