Detik.com News
Detik.com
Selasa, 11/02/2014 20:01 WIB

Polisi Duga Kuat Air Sungai Bontang Berubah Merah karena Larutan Pewarna

Saud Rosadi - detikNews
Polisi Duga Kuat Air Sungai Bontang Berubah Merah karena Larutan Pewarna Air sungai berwarna merah (M Nurul Huda/ youtube)
Jakarta - Polisi bergerak cepat menyelidiki perubahan warna air sungai di Bontang, Kalimantan Timur. Diduga kuat perubahan warna menjadi merah darah itu berasal dari limbah pencucian drum bekas yang masih berisi larutan pewarna.

"Kami telah memeriksa pemilik drum bernama Sentot, dimana dugaan sementara pencucian drum bekas milik Sentot, mengakibatkan sungai berubah warna merah," kata Kabag Operasional Polres Bontang, Kompol Eko Soeroso, ketikan dikonfirmasi detikcom, Selasa (11/2/2014) malam.

Dalam keterangan sementara, Sentot membeli drum bekas dari sebuah perusahaan yang beroperasi di Bontang. Dia lantas membersihkan drum bekas tersebut namun belakangan diketahui di dalam drum tersebut masih tersisa larutan pewarna.

"Berdasarkan keterangan, ada sekitar 5 hingga 7 drum itu kotor karena berisi larutan pewarna. Bekas pembersihan drum itu dibuang ke parit hingga akhirnya mengalir ke sungai dan berubah warna. Dugaan sementara seperti itu," ujar Eko.

"Kita belum bisa memastikan larutan itu mengandung bahan kimia atau tidak, berbahaya atau tidak. Semua akan diketahui dalam 3-4 hari ke depan. Yang jelas Sentot dan saksi-saksi lainnya kita mintai keterangan," tambahnya.

Diterangkan Eko, Sentot sendiri juga menerangkan bahwa drum bekas yang dibelinya dari perusahaan tersebut dipotong-potongnya menjadi beberapa bagian rencananya akan digunakan untuk tempat menanam bibit tanaman.

"Ya itu tadi karena kotor, dicuci. Sedangkan di dalamnya masih ada larutan pewarna. Dari parit mengalir ke sungai. Kami masih selidiki intensif persoalan ini," jelas Eko.

Air sungai yang mengalir di Kelurahan Api-Api sejak Selasa (11/2/2014) siang tadi berubah warna menjadi merah darah. Perubahan warna itu bikin geger warga setempat dan sekitarnya mengingat sungai itu mengalir di sekitar permukiman penduduk.

Pemkot Bontang dan Badan Lingkungan Hidup (BLH) Kota Bontang telah turun tangan mengambil sampel demikian halnya Polres Bontang dan Sucofindo yang juga tengah melakukan penyelidikan. Berbagai foto kondisi air sungai itu juga telah beredar luas di media jejaring sosial sejak siang tadi.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(gah/gah)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%