detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Jumat, 18/04/2014 02:38 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 09/02/2014 07:58 WIB

Polisi Terus Selidiki Motif Penyerangan Pos Polisi

Prins David Saut - detikNews
Jakarta - Dua pos polisi di Bundaran Senayan dan Jalan Trunojoyo dirusak oleh sekelompok orang tidak dikenal dini hari tadi. Pecahan kaca pun berserakan. Hingga kini, belum diketahui motif penyerangannya.

"Belum diketahui motifnya. Saat ini sedang diselidiki," kata Kasubbag Humas Polres Jakarta Selatan Kompol Aswin pada detikcom, Minggu (9/2/2014).

Dalam proses penyelidikan itu polisi telah memintai keterangan seorang saksi bernama Taonah. Menurut Taonah, pelaku perusakan berjumlah 3 orang mengenakan helm dan membawa batu konblok.

"Saksi melihat peristiwa itu tapi tidak ada melihat motor," ujar Aswin.

Namun polisi masih mendalami kasus ini dari barang bukti yang dikumpulkan. Sementara terkait penjagaan cukup ketat di lokasi kejadian, menurut Aswin, dilakukan untuk mencegah peristiwa terulang.

"Kita belum bisa ambil kesimpulan karena masih penyelidikan," tutup Aswin.

Pelemparan terjadi pada pukul 02.30 WIB, pihak kepolisian langsung melakukan olah TKP tak lama setelah kejadian. Belasan anggota brimob sempat berjaga-jaga dengan senjata laras panjang di pos polisi dekat Mabes Polri selama proses olah TKP.


Seorang Balita Tercebur Ke Dalam Kuali Panas. Saksikan selengkapnya di "Reportase Pagi" pukul 04.30 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(vid/mok)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%