Detik.com News
Detik.com

Minggu, 09/02/2014 07:58 WIB

Polisi Terus Selidiki Motif Penyerangan Pos Polisi

Prins David Saut - detikNews
Polisi Terus Selidiki Motif Penyerangan Pos Polisi
Jakarta - Dua pos polisi di Bundaran Senayan dan Jalan Trunojoyo dirusak oleh sekelompok orang tidak dikenal dini hari tadi. Pecahan kaca pun berserakan. Hingga kini, belum diketahui motif penyerangannya.

"Belum diketahui motifnya. Saat ini sedang diselidiki," kata Kasubbag Humas Polres Jakarta Selatan Kompol Aswin pada detikcom, Minggu (9/2/2014).

Dalam proses penyelidikan itu polisi telah memintai keterangan seorang saksi bernama Taonah. Menurut Taonah, pelaku perusakan berjumlah 3 orang mengenakan helm dan membawa batu konblok.

"Saksi melihat peristiwa itu tapi tidak ada melihat motor," ujar Aswin.

Namun polisi masih mendalami kasus ini dari barang bukti yang dikumpulkan. Sementara terkait penjagaan cukup ketat di lokasi kejadian, menurut Aswin, dilakukan untuk mencegah peristiwa terulang.

"Kita belum bisa ambil kesimpulan karena masih penyelidikan," tutup Aswin.

Pelemparan terjadi pada pukul 02.30 WIB, pihak kepolisian langsung melakukan olah TKP tak lama setelah kejadian. Belasan anggota brimob sempat berjaga-jaga dengan senjata laras panjang di pos polisi dekat Mabes Polri selama proses olah TKP.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(vid/mok)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita »
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
91%
Kontra
9%