detikcom
Jumat, 07/02/2014 18:01 WIB

Ini Penjelasan Lengkap BMKG Soal Fenomena Surut di Laut Karangantu Banten

Ahmad Toriq - detikNews
Halaman 1 dari 2
Ilustrasi
Jakarta - Sempat beredar broadcast di Blackberry Messenger (BBM) soal surutnya Laut Karangantu, Serang, Banten, yang dikait-kaitkan dengan potensi tsunami. BMKG memastikan broadcast BBM itu hoax. Ini penjelasan ilmiah BMKG soal fenomena laut surut itu.

BMKG memantau fenomena laut surut di Laut Karangantu sudah sejak 4 Februari 2014. Dari pantauan sejauh ini, tak ditemukan hubungan antara penyurutan air laut itu dengan aktivitas gempa bumi.

Fenomena laut surut itu lebih cenderung disebabkan karena gaya gravitas bulan yang memang berpengaruh pada pasang surut air laut. Berikut penjelasan lengkap BMKG atas fenomena tersebut, dalam siaran pers yang diterima detikcom, Jumat (7/2/2014).

BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA

TINJAUAN FENOMENA AIR LAUT SURUT DARI PERSPEKTIF GEOFISIKA

Adanya fenomena air laut surut pada suatu wilayah dapat terjadi akibat beberapa kemungkinan:

1. Fenomena air laut surut tiba-tiba dapat terjadi setelah didahului dengan adanya kejadian gempa bumi kuat yang mengakibatkan dasar laut bergerak naik (patahan naik / thrust fault) atau patahan turun (normal fault). Fenomena air laut surut yang demikian akan menimbulkan tsunami beberapa menit setelah kejadian gempa bumi tersebut. Berdasarkan monitoring stasiun seismik di wilayah BANTEN dan SUMATERA (Lampung) sejak tanggal 4 Februari 2014 sampai tanggal 5 Februari 2014 tidak ada rekaman gempa bumi yang terjadi (tidak ada sinyal gempa bumi yang terekam).Next

Halaman 1 2

Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(trq/ndr)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%