detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 19:38 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 07/02/2014 18:01 WIB

Ini Penjelasan Lengkap BMKG Soal Fenomena Surut di Laut Karangantu Banten

Ahmad Toriq - detikNews
Halaman 1 dari 2
Ilustrasi
Jakarta - Sempat beredar broadcast di Blackberry Messenger (BBM) soal surutnya Laut Karangantu, Serang, Banten, yang dikait-kaitkan dengan potensi tsunami. BMKG memastikan broadcast BBM itu hoax. Ini penjelasan ilmiah BMKG soal fenomena laut surut itu.

BMKG memantau fenomena laut surut di Laut Karangantu sudah sejak 4 Februari 2014. Dari pantauan sejauh ini, tak ditemukan hubungan antara penyurutan air laut itu dengan aktivitas gempa bumi.

Fenomena laut surut itu lebih cenderung disebabkan karena gaya gravitas bulan yang memang berpengaruh pada pasang surut air laut. Berikut penjelasan lengkap BMKG atas fenomena tersebut, dalam siaran pers yang diterima detikcom, Jumat (7/2/2014).

BADAN METEOROLOGI KLIMATOLOGI DAN GEOFISIKA

TINJAUAN FENOMENA AIR LAUT SURUT DARI PERSPEKTIF GEOFISIKA

Adanya fenomena air laut surut pada suatu wilayah dapat terjadi akibat beberapa kemungkinan:

1. Fenomena air laut surut tiba-tiba dapat terjadi setelah didahului dengan adanya kejadian gempa bumi kuat yang mengakibatkan dasar laut bergerak naik (patahan naik / thrust fault) atau patahan turun (normal fault). Fenomena air laut surut yang demikian akan menimbulkan tsunami beberapa menit setelah kejadian gempa bumi tersebut. Berdasarkan monitoring stasiun seismik di wilayah BANTEN dan SUMATERA (Lampung) sejak tanggal 4 Februari 2014 sampai tanggal 5 Februari 2014 tidak ada rekaman gempa bumi yang terjadi (tidak ada sinyal gempa bumi yang terekam).Next

Halaman 1 2

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(trq/ndr)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
81%
Kontra
19%