Detik.com News
Detik.com

Rabu, 05/02/2014 16:40 WIB

Pemilu 9 April Libur Nasional, Pencoblosan Pukul 07.00-13.00

M Iqbal - detikNews
Pemilu 9 April Libur Nasional, Pencoblosan Pukul 07.00-13.00
Jakarta - KPU telah menerbitkan Peraturan KPU (PKPU) Nomor 26 Tahun 2013 tentang Pemungutan dan Penghitungan Suara di TPS pada Pileg 2014. Dalam peraturan itu, ditetapkan bahwa hari pemungutan suara Rabu, 9 April 2014 sebagai hari libur nasional.

"Ya (ditetapkan sebagai hari libur nasional)," kata komisioner KPU Ferry Kurnia Rizkiyansyah, Rabu (5/2/2014).

Dalam peraturan KPU itu, pasal 3 ayat 1 menyebutkan: "Hari dan tanggal pemungutan suara Pemilu Anggota DPR, DPD, DPRD Provinsi dan DPRD Kabupaten/Kota di TPS ditetapkan sebagai hari libur atau hari yang diliburkan".

"Pemungutan suara di TPS sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan mulai pukul 07.00 sampai dengan pukul 13.00 waktu setempat," lanjut ayat 2 tentang waktu pemungutan suara.

Sementara, usai pemungutan suara, PKPU mengatur bahwa pada hari itu juga harus dilangsungkan penghitungan suara di masing-masing TPS. Hal itu ditegaskan pasal 4 ayat (1):

"Penghitungan suara dilaksanakan pada hari dan tanggal yang sama dengan pelaksanaan pemungutan suara di TPS" bunyi pasal 4 ayat 1.

"Penghitungan suara sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan mulai pukul 13.30 waktu setempat setelah berakhirnya waktu pelaksanaan pemungutan suara di TPS," imbuh ayat selanjutnya.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(bal/van)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%