detikcom
Selasa, 04/02/2014 10:28 WIB

Tiba di SMPN 1 Kuningan, SBY Disambut Lagu Ciptaannya 'Mentari Bersinar'

Moksa Hutasoit - detikNews
Halaman 1 dari 2
Kuningan - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dan rombongan tiba di SMPN 1 Kuningan. Di sekolah ini, SBY disambut dengan lagu ciptaannya sendiri berjudul 'Mentari Bersinar' yang dibawakan oleh lima siswa.

Lima siswa itu bernama Nada, Risya, Givar, Katia, Tira. Mereka adalah siswa-siswa dari kelas 1, 2 dan 3.

Mereka membawa lagu SBY dari awal sampai habis. Bahkan di saat reff terakhir, SBY meminta mic untuk bisa menyanyikan lagu ini secara kolaborasi.

"Anak-anak yang saya cintai, lagu ini Pak SBY ciptakan, saat berkunjung ke Merauke Papua, kota paling timur di negeri kita," kata SBY menjelaskan lagu ciptaannya itu, Selasa (4/2/2014).

Begitu selesai, raut wajah kelima siswa ini terlihat begitu senang. Mereka loncat-loncat karena bisa berkolaborasi dengan orang nomor satu di Indonesia.

Salah satu siswi, Nada, menjelaskan, mereka memang berniat untuk membawakan lagu karya SBY. Proses latihannya pun berlangsung singkat, Senin (3/2) lalu.

"Kita yang tentuin sendiri judul yang mau dibawa, karena kita ingin tunjukin sesuatu yang spesial ke Pak SBY," tutur Nada.Next

Halaman 1 2


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mok/nrl)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%