detikcom
Minggu, 02/02/2014 14:42 WIB

Survei LSI Denny JA: Golkar dan PDIP akan Bertarung di Pemilu 2014

Ayunda W Savitri,Ayunda W Savitri - detikNews
Jakarta - Survei Lingkaran Survei Indonesia pimpinan Denny JA memaparkan pemilu 2014 akan menjadi momen pertarungan partai Golkar dan PDIP. Kedua partai ini dinilai paling berpotensi menduduki pemerintahan di tahun ini.

"Untuk 2014 sendiri, ada 2 partai besar yang bertarung sengit, yakni Golkar dan PDIP dimana pada survey kami di Januari 2014, Golkar elektabilitasnya mencapai 18,3 persen dan PDIP 18,2 persen," kata peneliti LSI, Adjie Alfaraby, dalam jumpa pers survei dengan tema '2014: Pemerintahan Golkar atau Pemerintahan PDIP' di kantor LSI, Jalan Pemuda, Rawamangun, Jaktim, Minggu (2/2/2014).

Survei ini dilaksanakan pada 6 hingga 16 Januari 2014 pada 1.200 responden. Responden ini diambil menggunakan metode multistage random sampling dengan pola wawancara tatap muka. Para responden ini diambil perwakilan dari 33 propinsi di Indonesia dengan margin of error 2,9 persen.

Di peringkat ketiga ada partai yang dipimping oleh Prabowo dengan angka 8,7 persen. Meski berada di posisi pertama, Adjie menjelaskan trend elektabilitas partai berlambang beringin ini terus merosot. Pada bulan Maret, tingkat keterpilihan partai ini mencapai angka 22,2 persen namun pada bulan Oktober di tahun yang sama turun menjadi 20,4 persen.

"Golkar harus tetap waspada," sambungnya.

Berdasarkan hasil survei tersebut, diprediksi capres seperti Wiranto, Hatta Rajasa, dan para peserta konvensi hanya akan memperebutkan 20 persen suara masyarakat. Peta perpolitikan itu pun sangat besar dipengaruhi oleh restu Megawati pada Jokowi sebagai capres.

"Jika Jokowi tidak dicapreskan persaingan ketat terjadi antara Mega, ARB, Prabowo. Jika Jokowi nyapres, dukungannya mencapai 22-35 persen disusul oleh ARB dan Prabowo," ungkapnya.

Berikut hasil survei Lingkaran Survei Indonesia:

1. Golkar: 18,3 persen
2. PDIP: 18,2 persen
3. Gerindra: 8,7 persen
4. P. Demokrat: 4,7 persen
5. Hanura: 4,0 persen
6. PKB: 3,7
7. PPP: 3,6
8. PAN: 3,3
9. PKS: 2,2
10 Belum memutuskan: 30,1 persen.

Indonesia jadi surga pelaku pedopilia dunia. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(bil/gah)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%
MustRead close