Rabu, 29/01/2014 18:15 WIB

Ada Fenomena Tak Terduga di Jepara, Tanah Terbelah di Sawah dan Rumah

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Jepara - Fenomena tanah terbelah terjadi di Jepara, tepatnya di Desa Sukodono Kecamatan Tahunan Kabupaten Jepara Jawa Tengah. Terbelahnya tanah tersebut berupa retakan besar selebar 10 meter dengan kedalaman 8 meter.

Salah satu warga Desa Sukodono, Rhobi, mengatakan retakan tersebut mengikuti saluran irigasi sawah yang awalnya hanya selebar 100 cm dan dalamnya hanya 50 cm. Namun sejak hujan deras melanda Jepara sejak 2 minggu lalu, saluran irigasi tersebut semakin melebar dan dalam.

"Pelan-pelan semakin besar, panjang retakan sekitar 250 meter. Kalau masih hujan deras takutnya semakin besar," kata Rhobi kepada detikcom di Jepara, Rabu (29/1/2014).

Retakan tersebut tidak hanya merusak saluran irigasi sawah, namun juga membahayakan warga karena mencapai pemukiman. Bahkan retakan sampai ke bawah rumah salah satu warga bernama Abdul Ghofur, sehingga rumah Abdul menggantung.

"Sekarang pemilik rumahnya mengungsi ke kerabatnya. Jadi bagian depan dan belakang masih di tanah, tapi bagian tengahnya ngambang," ujarnya.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Jepara, Lulus Suprayetno mengatakan peristiwa tersebut merupakan fenomena tidak terduga karena bencana yang melanda di Jepara akhir-akhir ini berupa banjir dan tanah longsor.

"Itu fenomena, tidak terduga apalagi sampai ada satu rumah yang tanah di bagian bawah dapurnya itu membelah," kata Lulus kepada detikcom.

Lulus menambahkan bencana-bencana yang terjadi di Jepara memang sangat tidak terduga. Selain retakan tersebut, air bah juga melanda Jepara hari Selasa (28/1) kemarin di saat banjir mulai surut. Daerah yang terkena air bah antara lain Pareng, Sobokerto, dan Kalinyamatan.

"Air bah karena 26 anak sungai dan sungai besar bergerak setelah menerima air dari lereng Muria," tandasnya.



Tanah terbelah mengikuti saluran irigasi (Foto: Angling AP/detikcom)

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(alg/try)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%