Kamis, 23/01/2014 09:34 WIB

Ada Jalan Ambles, Jalur Pantura Pamanukan Arah Jakarta Macet 10 Km

Ikhwanul Khabibi - detikNews
Jalan ambles (foto; Indra)
Jakarta -
Meskipun banjir sudah surut, jalur Pantura di Pamanukan, Jawa Barat, masih macet. Kemacetan terjadi karena adanya jalan yang ambles yang diakibatkan karena banjir.

"Iya ini macet parah, sekitar 10 Km macetnya. Saya dari jam 7.30 WIB cuma jalan beberapa ratus meter saja," ujar seorang pembaca detikcom, Indra saat dihubungi, Kamis (23/1/2014).

Menurut Indra, kemacetan disebabkan adanya jalan yang ambles di Sukasati. Kendaraan dari arah Cirebon menuju Jakarta pun terhambat.

"Selain jalan yang ambles ada juga truk yang mogok itu," jelasnya.

Hingga saat ini, antrean kendaraan didominasi oleh truk dan kendaraan berat lainnya. Beberapa polisi mencoba mengurai arus Lalin, namun kemacetan tetap tak terhindarkan.

Sedangkan lalu-lintas arah sebaliknya yaitu yang menuju Cirebon dilaporkan Indra, dalam situasi normal. Beberapa kendaraan harus melambat karena ada lobang-lobang di tengah jalan.

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.15 WIB

(kha/rvk)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Camat dan Lurah Tak Perlu Ada, Ganti Jadi Manajer Pelayanan Satu Atap

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) segera merealisasikan kantor kelurahan dan kecamatan menjadi kantor pelayanan terpadu satu pintu. Lurah dan camat bakal berfungsi sebagai manajer pelayanan. Ahok berpendapat lurah dan camat tak perlu lagi ada di Indonesia. Bila Anda setuju dengan gagasan Ahok, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%