Selasa, 21/01/2014 07:00 WIB

Pantura Masih Macet, Pengendara Terjebak di Jalur Alternatif

Ferdinan - detikNews
Banjir di Pamanukan pada 19 Januari 2014
Jakarta - Kemacetan masih terjadi di jalur Pantura. Para pengendara yang menuju Jakarta melalui jalur alternatif Palimanan juga terjebak kemacetan.

"Banyak yang masuk jalur alternatif Palimanan Subang, ternyata macet juga," kata Jumbadi Adi Pranoto, pengendara yang juga terjebak kemacetan, Senin (21/1/2014).

Adi terjebak kemacetan sejak jam 03.00 WIB. Menurutnya kendaraan nyaris tidak bergerak. Padahal biasanya hanya butuh waktu 3 jam untuk sampai ke pintu Tol Cikampek dalam keadaan normal.

"Sampai sekarang masih di sini, di tengah sawah," tutur pengendara yang berangkat dari Klaten ini saat dihubungi pukul 06.45 WIB.

Kemacetan di Pantura sejak Minggu (19/1) disebabkan banjir di sejumlah ruas jalan.
Banjir terparah di jalur Pantura berada di wilayah Indramayu. Banjir menggenangi sejumlah titik ruas jalan di Indramayu seperti Trisi, Jalan Kandang Haur Karang Sinom, dan Jalan Jatibarang.



Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(fdn/fdn)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Pemprov DKI Larang Aplikasi Taksi Uber

Baru diluncurkan sepekan, aplikasi penghubung taksi Uber langsung mendapat respons negatif dari Pemprov DKI. Alasan pelarangannya, mulai dari tak ada izin, tak ada kantor, tak mengikuti tarif resmi, berpelat hitam sehingga dikhawatirkan merugikan konsumen. Bila Anda setuju dengan Pemprov DKI yang melarang aplikasi taksi Uber, pilih Pro! Bila tidak setuju pelarangan taksi Uber, pilih Kontra!
Pro
75%
Kontra
25%
MustRead close