Detik.com News
Detik.com
Sabtu, 18/01/2014 00:48 WIB

Pintu Air Manggarai Siaga I!

Ahmad Toriq - detikNews
Jakarta - Ketinggian air Sungai Ciliwung di Pintu Air Manggarai telah mencapai batas titik kritis Siaga I. Ketinggian air saat ini mencapai 950 cm.

"Pada Sabtu (18/1) pukul 00.15 wib, Sungai Ciliwung di Pintu Air Manggarai pada posisi 950 cm (Siaga I)," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam siaran pers yang diterima redaksi, Sabtu (18/1/2014).

Ketinggian air di Karet juga telah Siaga I, karena mencapai 620 cm. Warga di sepanjang aliran Kanal Banjir Barat dan Ciliwung Kecil diminta waspada.

"Warga agar waspada khususnya sepanjang aliran Kanal Banjir Barat dan Ciliwung Kecil antara lain daerah Kartini, Pasar Paru, Pegangsaan, Kwitang, Gunung Sahari, Karet, Grogol, Roxy, Jelambar, dan sekitarnya," papar Sutopo.

Untuk kebutuhan bantuan evakuasi, logistik, dan penanggulangan bencana, Sutopo menyarankan warga menghubungi call centre Siaga Bencana Pusdalops BPBD DKI Jakarta di nomor 021-164.

Sementara jumlah pengungsi di GOR Otista ada 1.239 jiwa, di mana orang dewasa dan anak-anak 999 jiwa, balita 192 jiwa, lansia 40 jiwa, dan ibu hamil 8 jiwa. Pengungsi di Kelurahan Bidara Cina 761 jiwa (208 KK), sedangkan di Kelurahan Kampung Melayu 478 jiwa (77 KK).

"Semoga tinggi muka air Manggarai tidak naik terus dan tidak ada tanggul jebol. Sebagian debit Ciliwung dialirkan ke Ciliwung Lama," harap Sutopo.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(trq/bar)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 26/03/2015 12:35 WIB
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut
    Dirut Fahmi Idris: BPJS Tak Mungkin Bangkrut Jumlah pengguna jaminan kesehatan nasional melonjak tajam pada tahun pertama penyelenggaraannya. Akibatnya, kondisi keuangan BPJS Kesehatan defisit. Klaim membengkak, lebih besar daripada premi yang diterima.
ProKontra Index »

Segera Revisi PP Ganti Rugi Salah Tangkap Rp 1 Juta!

Ganti rugi Rp 1 juta bagi korban salah tangkap dinilai sudah tidak layak lagi. Ahli pidana UII Dr Mudzakkir mengatakan PP No 27 Tahun 1983 memuat ketentuan yang sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang. Untuk itu, Dr Mudzakkir mengusulkan PP itu harus diubah dan memasukkan ganti rugi sesuai dengan kurs terkini. Bila Anda setuju dengan usulan Dr Mudzakkir, pilih Pro!
Pro
100%
Kontra
0%