Detik.com News
Detik.com

Kamis, 16/01/2014 22:24 WIB

Dikabarkan Kritis, Kiai Sahal Mahfudz Dirawat Lagi di RSUP Semarang

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Dikabarkan Kritis, Kiai Sahal Mahfudz Dirawat Lagi di RSUP Semarang KH Sahal Mahfudz
Semarang - Rais Aam Syuriah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Muhammad Achmad Sahal Mahfudz dirawat di RSUP Dr Kariadi Semarang. Dikabarkan Kiai Sahal sempat mengalami kritis saat perawatan.

Humas RSUP Dr Kariadi Semarang, Dr Darwito mengatakan Kiai Sahal dirawat di Paviliun Garuda sejak 10 hari yang lalu. Paviliun Garuda merupakan fasilitas yang memberikan pelayanan kesehatan bertaraf internasional di RSUP Dr Kariadi Semarang.

"Dirawat sejak 10 hari lalu. Di paviliun Garuda. Yang pasti kondisinya masih dalam perawatan," kata Darwito singkat saat dihubungi detikcom, Kamis (16/1/2014).

Kabar Ketua MUI pusat itu mengalami kritis tersebar melalui layanan broadcast pada BlackBerry Messenger yang berbunyi, <i>"Rois 'Aam PBNU dan Ketua Umum MUI Pusat, KHMA SAHAL MAHFUDZ saat ini mengalami kritis di RS Karyadi-Semarang".</i>

Ketua MUI Jateng, KH Ahmad Daroji mengatakan dirinya sempat menjenguk Kiai Sahal empat hari yang lalu. Saat itu ia sempat berkomunikasi walaupun sebentar.

"Beliau masih bisa mengaimini doa saya. Waktu itu saya tidak lama-lama, takut mengganggu. Beliau sakit mungkin karena sudah sepuh," katanya kepada detikcom.

Kiai Sahal lahir di Pati, 17 Desember 1937 silam. Sejak tahun 1963, Kiai Sahal memimpin Pondok Pesantren Maslakul Huda di Kajen Margoyoso, Pati, Jateng peninggalan ayahnya, KH Mahfudz Salam.

Kesehatan Kiai Sahal memang mengalami penurunan. Pada bulan September 2013 lalu Kiai berusia 76 tahun itu juga dirawat di Paviliun Garuda RSUP Dr Kariadi karena mengalami sakit pada paru-parunya. Saat itu sejumlah pejabat menyempatkan diri untuk menjenguk diantaranya ketua PMI, Jusuf Kalla, dan Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo.


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(alg/rmd)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 22/05/2015 20:11 WIB
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli
    Andrinof Chaniago: Reshuffle, Kami Tak Peduli Ada yang menilai kurang moncernya kinerja tim ekonomi saat ini tak lepas dari kurang optimalnya peran Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Andrinof Chaniago. Kepala Bappenas itu juga dituding banyak memangkas program-program unggulan Presiden Joko Widodo yang tertuang dalam Nawa Cita.
ProKontra Index »

Ayah Pemerkosa Putri Kandung dan Bunuh 4 Anaknya Layak Dihukum Mati!

Sadriansyah, warga Sungai Kunjang, Samarinda, Kaltim tega memperkosa putri kandungnya dan membunuh 4 anak-anak sendiri saat masih kecil. Anggota Komisi VIII DPR Maman Imanulhaq berpendapat, Sadriansyah pantas dihukum mati karena menjadi ayah yang biadab. Bila Anda setuju bahwa hukuman yang setimpal bagi Sadriansyah adalah hukuman mati, pilih Pro!
Pro
91%
Kontra
9%