Detik.com News
Detik.com
Rabu, 15/01/2014 19:09 WIB

PD Minta Kunjungan Presiden SBY ke Sinabung Tak Dipolitisir

Ahmad Toriq - detikNews
PD Minta Kunjungan Presiden SBY ke Sinabung Tak Dipolitisir Gunung Sinabung terus menyemburkan abu vulkanik (REUTERS/Beawiharta)
Jakarta - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berencana mengunjungi lokasi bencana meletusnya Gunung Sinabung di Kabupaten Karo, Sumatera Utara pekan depan. Partai Demokrat (PD) meminta kunjungan ini tak dipolitisir.

"Saat letusan Merapi di Yogja, ada yang mengkritik kehadiran Presiden. Malah disebutkan merepotkan proses penanganan bencana. Besar kemungkinan kalau Pak SBY langsung ke Sinabung dan berkantor di sana, malah banyak yang curiga," kata Ketua DPP PD Michael Wattimena kepada wartawan di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (15/1/2014).

Michael menegaskan Presiden SBY memberikan perhatian yang serius terhadap penanganan bencana letusan Gunung Sinabung. Namun, karena sedang memasuki tahun politik, Presiden SBY menghindari tudingan pencitraan dengan memberikan instruksi dan menagih laporan para menteri.

"Kalau beliau langsung ke Sinabung dan berkantor di sana akan menimbulkan kecurigaan sedang melakukan pencitraan dan kampanye dini," ujarnya.

Meski tak segera mengunjungi Sinabung, Michael menambahkan, Presiden SBY terus memantau perkembangan kondisi terkini. Koordinasi dengan lembaga pemerintahan terkait juga terus dilakukan.

"Presiden SBY memberikan arahan-arahan penanganan letusan Gunung Sinabung melalui sejumlah kementerian terkait dan melalui rapat kabinet. Presiden memerintahkan para menteri agar memperhatikan kebutuhan para pengungsi," tutur Wakil Ketua Komisi V DPR ini.

Kunjungan akan dilakukan ke daerah Kabanjahe untuk memantau penanganan bencana dan pengungsi. Kabanjahe merupakan daerah titik pengungsian bagi warga yang terdampak bencana erupsi Gunung Sinabung.

"Minggu depan, Insya Allah saya akan berkunjung kembali ke Kabanjahe, untuk pastikan penanganan Sinabung dan pengungsi berjalan baik," tutur SBY lewat akun @SBYudhoyono, Senin (13/1).


Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(trq/fdn)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%