detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Senin, 21/04/2014 07:26 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Rabu, 15/01/2014 00:35 WIB

Keluarga: Semua Boleh Pakai Foto Gus Dur Kecuali PKB

Indah Mutiara Kami - detikNews
keluarga Gus Dur di acara PPP (tiara/detikcom)
Jakarta - Keluarga almarhum KH Abdurrahman Wahid mengizinkan foto mantan Presiden RI keempat itu untuk dipakai sebagai sarana kampanye parpol mana pun. Hanya satu partai yang dilarang secara tegas yaitu Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) selama masih dipimpin oleh Muhaimin Iskandar.

"Gus Dur itu milik bangsa, maka gambar Gus Dur boleh dipakai siapa saja, kecuali yang satu disebutkan oleh Gus Dur tidak boleh," kata istri almarhum KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Sinta Nuriyah usai menghadiri haul keempat Gus Dur yang diselenggarakan di kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Jakpus, Selasa (14/1/2014).

Putri bungsu Gus Dur, Inayah Wahid, yang mendampingi ibunya lalu melanjutkan penjelasan mengenai pengecualian tersebut.

"Itu sesuai dengan surat wasiat Gus Dur. Semua boleh pakai gambar Gus Dur kecuali yang diwasiatkan Gus Dur yaitu PKB dibawah kepemimpinan bapak Muhaimin Iskandar," kata Inayah tegas.

Menurut Inayah, surat wasiat tersebut ditulis dan ditandatangani sendiri oleh Gus Dur. Terkait kisruh penggunaan foto Gus Dur di baligho caleg PKB beberapa waktu lalu, Inayah mengaku hanya menjalankan permintaan mendiang ayahnya.

Pemakaian foto Gus Dur di baligho caleg PKB memang mendapat reaksi keras dari pihak keluarga. Putri Gus Dur, Yenny Wahid, bahkan menyebutnya sebagai bentuk kemunafikan.

"Gambar Gus Dur masih dipasang dimana-mana, padahal Gus Dur mereka lengserkan, mereka berhentikan, tapi fotonya masih dipasang di mana-mana. Bukan kecewa lagi, ini sudah kemunafikan," kata Yenny Wahid di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (24/12/2013).


Rayakan kasih sayang anda dengan coklat. tapi bagaimana kalau coklat tersebut ternyata rekondisi? Simak di Reportase Investigasi, Pukul 16.30 WIB Hanya di TRANS TV

(bil/ahy)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close