Rabu, 15/01/2014 00:35 WIB

Keluarga: Semua Boleh Pakai Foto Gus Dur Kecuali PKB

Indah Mutiara Kami - detikNews
keluarga Gus Dur di acara PPP (tiara/detikcom)
Jakarta - Keluarga almarhum KH Abdurrahman Wahid mengizinkan foto mantan Presiden RI keempat itu untuk dipakai sebagai sarana kampanye parpol mana pun. Hanya satu partai yang dilarang secara tegas yaitu Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) selama masih dipimpin oleh Muhaimin Iskandar.

"Gus Dur itu milik bangsa, maka gambar Gus Dur boleh dipakai siapa saja, kecuali yang satu disebutkan oleh Gus Dur tidak boleh," kata istri almarhum KH Abdurrahman Wahid (Gus Dur), Sinta Nuriyah usai menghadiri haul keempat Gus Dur yang diselenggarakan di kantor DPP PPP, Jalan Diponegoro, Jakpus, Selasa (14/1/2014).

Putri bungsu Gus Dur, Inayah Wahid, yang mendampingi ibunya lalu melanjutkan penjelasan mengenai pengecualian tersebut.

"Itu sesuai dengan surat wasiat Gus Dur. Semua boleh pakai gambar Gus Dur kecuali yang diwasiatkan Gus Dur yaitu PKB dibawah kepemimpinan bapak Muhaimin Iskandar," kata Inayah tegas.

Menurut Inayah, surat wasiat tersebut ditulis dan ditandatangani sendiri oleh Gus Dur. Terkait kisruh penggunaan foto Gus Dur di baligho caleg PKB beberapa waktu lalu, Inayah mengaku hanya menjalankan permintaan mendiang ayahnya.

Pemakaian foto Gus Dur di baligho caleg PKB memang mendapat reaksi keras dari pihak keluarga. Putri Gus Dur, Yenny Wahid, bahkan menyebutnya sebagai bentuk kemunafikan.

"Gambar Gus Dur masih dipasang dimana-mana, padahal Gus Dur mereka lengserkan, mereka berhentikan, tapi fotonya masih dipasang di mana-mana. Bukan kecewa lagi, ini sudah kemunafikan," kata Yenny Wahid di Balai Kota DKI, Jakarta Pusat, Selasa (24/12/2013).


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(bil/ahy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

16 Kursi Menteri dari Parpol di Kabinet Jokowi Terlalu Banyak

Presiden Terpilih Jokowi telah mengumumkan postur kabinetnya. Jokowi memberi jatah 16 kursi untuk kader parpol. Menurut pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Gun Gun Heryanto, 16 kursi untuk kader parpol ini dinilai terlalu besar, tak sesuai harapan publik. Awalnya publik mengira jatah menteri untuk parpol jauh lebih sedikit. Bila Anda setuju dengan Gun Gun Heryanto, pilih Pro!
Pro
41%
Kontra
59%