Detik.com News
Detik.com
Minggu, 12/01/2014 21:10 WIB

Banjir Rendam Kompleks Dosen IKIP Bekasi

Moksa Hutasoit - detikNews
Banjir Rendam Kompleks Dosen IKIP Bekasi
Jakarta - Hujan deras yang turun sepanjang hari juga terjadi di Bekasi. Bahkan aktivitas di kompleks Dosen IKIP yang ada di Jatibening, Bekasi sudah lumpuh akibat genangan air.

Salah seorang warga, Arif Hidayat, mengatakan di kompleks ini, yang paling parah terkena banjir ada di Blok I. Blok ini memang berdekatan dengan sebuah sungai.

"Nggak tahu nama sungai nya, tapi sudah kerendam semuanya, semulut orang dewasa," kata Arif saat dihubungi pukul 20.50 WIB, Minggu (12/1/2014).

Sedangkan Blok IV masih tergolong 'aman'. Di lokasi ini, genangan air hanya mencapai lutut orang dewasa.

Kawasan ini sendiri sebenarnya memang langganan banjir. Namun menurut Arif, genangan air kali ini begitu cepat naiknya.

"Dari pagi nggak berhenti hujannya," lanjutnya.

Karena sudah terbiasa dengan banjir, warga cepat mengantisipasinya. Ketika air mulai beranjak naik, warga langsung mengungsikan mobilnya ke Jl Kemang Raya yang lokasinya lebih tinggi. Perabotan di rumah juga diungsikan ke lantai 2.

"Tapi tetap saja ada yang kerendam. Ada juga mobil yang telah dipindahin. Jadi sudah kerendam dan nggak bisa dibawa karena sudah kejebak air," tandasnya.




Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(mok/mok)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%