detikcom

Jumat, 10/01/2014 18:32 WIB

Air Terjun Niagara Beku, Apa yang Terjadi di AS dan Kanada?

Khaerur Reza - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Cuaca ekstrim di Amerika Serikat (AS) dan Kanada membuat fenomena langka di air terjun Niagara. Air d di tempat wisata favorit itu beku. Apa penjelasan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)?

Deputi bidang klimatologi BMKG Dr Widada Sulistya mengatakan, suhu ekstrim itu memang terjadi beberapa waktu belakangan. Sama seperti kemunculan salju di Vietnam dan kawasan Timur Tengah, karena ada perpindahan aliran udara.

"Amerika dan Kanada suhunya 9 derajat lebih rendah dibanding rata-rata. Ini terjadi karena aliran udara yang tinggi dari utara ke selatan," kata Widada saat jumpa pers di Crisis Center BMKG, Jl Angkasa 1, Kemayoran, Jakpus, Jumat (10/1/2014).

Sementara di Mesir terjadi penurunan suhu hingga 7 derajat lebih rendah dari biasanya. Ini disebabkan oleh angin dingin bertekanan tinggi dari utara menuju tekanan rendah di selatan.

"Kalau salju yang terjadi di Vietnam terjadi di daerah yang daerahnya tinggi, dan berbatasan dengan China. Lagi-lagi ada tekanan yang tinggi di timur dan rendah di bagian barat," jelasnya.

Menurut Widada, suhu ekstrim di AS dan Kanada tak akan berpengaruh banyak ke wilayah Indonesia. Namun khusus di Vietnam, dia mengatakan kemungkinan itu ada.

"Karena angin utara yang menyebabkan suhu ekstrim di Vietnam kemungkinan akan melewati Samudera Pasifik dan sampai di Indonesia," ungkapnya.Next

Halaman 1 2

Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(mad/nwk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Kebijakan Ahok Larang Pemotor Masuk HI Digugat

Kebijakan Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok yang melarang kawasan HI hingga Medan Merdeka Barat akan digugat. Kebijakan itu dinilai diskriminatif. Bagaimana menurut Anda? Bila Anda setuju kebijakan itu digugat pilih Pro. Bila tidak setuju kebijakan itu digugat pilih Kontra.
Pro
70%
Kontra
30%