detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Sabtu, 19/04/2014 21:54 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 10/01/2014 18:32 WIB

Air Terjun Niagara Beku, Apa yang Terjadi di AS dan Kanada?

Khaerur Reza - detikNews
Halaman 1 dari 2
Jakarta - Cuaca ekstrim di Amerika Serikat (AS) dan Kanada membuat fenomena langka di air terjun Niagara. Air d di tempat wisata favorit itu beku. Apa penjelasan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG)?

Deputi bidang klimatologi BMKG Dr Widada Sulistya mengatakan, suhu ekstrim itu memang terjadi beberapa waktu belakangan. Sama seperti kemunculan salju di Vietnam dan kawasan Timur Tengah, karena ada perpindahan aliran udara.

"Amerika dan Kanada suhunya 9 derajat lebih rendah dibanding rata-rata. Ini terjadi karena aliran udara yang tinggi dari utara ke selatan," kata Widada saat jumpa pers di Crisis Center BMKG, Jl Angkasa 1, Kemayoran, Jakpus, Jumat (10/1/2014).

Sementara di Mesir terjadi penurunan suhu hingga 7 derajat lebih rendah dari biasanya. Ini disebabkan oleh angin dingin bertekanan tinggi dari utara menuju tekanan rendah di selatan.

"Kalau salju yang terjadi di Vietnam terjadi di daerah yang daerahnya tinggi, dan berbatasan dengan China. Lagi-lagi ada tekanan yang tinggi di timur dan rendah di bagian barat," jelasnya.

Menurut Widada, suhu ekstrim di AS dan Kanada tak akan berpengaruh banyak ke wilayah Indonesia. Namun khusus di Vietnam, dia mengatakan kemungkinan itu ada.

"Karena angin utara yang menyebabkan suhu ekstrim di Vietnam kemungkinan akan melewati Samudera Pasifik dan sampai di Indonesia," ungkapnya.Next

Halaman 1 2

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(mad/nwk)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%