detikcom
Kamis, 09/01/2014 13:48 WIB

Konvensi Capres PD

Mau Jadi Cawapres Jokowi? Ini Jawaban Anies Baswedan

Bagus Prihantoro Nugroho - detikNews
Jakarta - Peserta konvensi capres PD Anies Baswedan menyatakan akan mempertimbangkan menjadi cawapres Gubernur DKI Jakarta Jokowi. Namun Anies menunggu deklarasi pencapresan Jokowi.

"Pak Jokowi saja belum dijadikan capres sama PDIP. Ya, mudah-mudahan Pak Jokowi jadi Capres PDIP. Setelah itu baru saya komentar apakah akan berdampingan atau tidak," ujar Anies di Sekretariat Konvensi PD, Jl. Pati Unus No 75, Jakarta Selatan, Kamis (9/1/2014).

Anies menyatakan bahwa dirinya tak memandang latar belakang seseorang. Jika orang tersebut memiliki kompetensi maka dia memiliko tanggung jawab untuk memimpin.

"Saya akan memilih untuk memimpin bersama orang-orang yang kompeten. Saya tak memandang apakah dia dari parpol, non partisan, profesional," imbuh Anies.

Lalu apakah Anies bersedia jika dipinang jadi cawapres Jokowi?

"Sekarang saja belum ada pinangannya kok. Nanti lah kalau ada pinangan saya akan bicara lagi. Sekarang ini saya ikut konvensi capres PD," tutur Anies sambil tersenyum.


Ikuti sejumlah peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 12.45 WIB

(bpn/van)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 21/07/2014 12:41 WIB
    Wamenhub: Jembatan Comal Bikin Jalur Darat Lebih Kompleks, Ada 3 Alternatif
    Gb Jembatan Comal, Pemalang, Jateng, yang ambles pada Jumat (18/7) malam lalu membuat mudik via jalur darat lebih kompleks. Memang Kementerian PU mengebut pengerjaan jembatan itu. Namun di satu sisi harus menunggu kelayakannya. Ada 3 alternatif jalur mudik menghindari Jembatan Comal.
ProKontra Index »

Polisi akan Razia dan Bubarkan Sahur on The Road

Dari hari ke hari, Sahur on The Road (SOTR) alias sahur keliling yang awalnya niatnya baik, membagi-bagikan sahur ke warga tidak mampu, kini melenceng semakin meresahkan, melakukan vandalisme hingga pembacokan. Terakhir Senin (21/7) dini hari, beberapa korban pembacokan kelompok SOTR berjatuhan. Polda Metro Jaya akan merazia, membubarkan hingga menindak kelompok SOTR yang melakukan tindak pidana. Bila Anda setuju dengan tindakan Polda Metro Jaya, pilih Pro!
Pro
69%
Kontra
31%