Detik.com News
Detik.com

Minggu, 05/01/2014 11:19 WIB

Sempat Tangkis Serangan, Ini Detik-detik Pembacokan Kapolsek Astana Anyar

Tya Eka Yulianti - detikNews
Sempat Tangkis Serangan, Ini Detik-detik Pembacokan Kapolsek Astana Anyar
Bandung - Pembacokan Kapolsek Astana Anyar Bandung Kompol Sutorih terjadi saat terjadinya perkelahian di depan tempat karaoke Anggun di Jalan Sudirman. Sebelumnya, Sutorih sudah berada di sekitaran lokasi kejadian yaitu di Karaoke Anggun karena adanya laporan penjambretan.

Berikut cerita lengkap pembacokan Sutorih seperti yang dituturkan Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Trunoyudo Wisnu Andiko, di Polsek Astana Anyar, Jalan Astana Anyar, Minggu (5/1/2013).

"Sebelumnya, Kapolsek bersama unit Quick Response mendengar laporan penjambretan di D'amor (tempat karaoke)," ujar Trunoyudo.

Dengan menggunakan motor, Sutorih bersama anggota mendatangi lokasi kejadian. "Saat sudah datang di TKP ada informasi keributan di Anggun (tempat karaoke yang letaknya tak jauh dari D'amor)," tuturnya.

Sutorih pun mendatangi lokasi keributan dengan maksud akan melerai. Saat itu, Sutorih tak mengenakan seragam dinasnya.

"Pas mau melerai, dibacoklah pakai parang," kata Trunoyudo.

Dalam kondisi berdarah, Sutorih pun dilarikan ke RS Imanuel untuk mendapatkan perawatan. Ia mendapatkan 5 jahitan di kepalanya.

"Ada juga luka lebam karena sempat menangkis serangan dari para pelaku," terangnya sambil mengatakan kondisi Sutorih sudah membaik.





Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(tya/tya)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Jumat, 17/04/2015 20:40 WIB
    Wawancara
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat
    Luhut Panjaitan: Persiapan KAA Super Singkat Kepala Staf Kepresidenan Jenderal (Purn) Luhut Binsar Panjaitan ditunjuk sebagai penanggung jawab peringatan 60 tahun KAA. Hanya tersedia waktu kurang lebih 6 minggu bagi panitia untuk mengadakan persiapan.
ProKontra Index »

Jokowi Presiden Pilihan Rakyat, Bukan Presiden Partai!

Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri mengungkap hukum demokrasilah yang mengatur presiden dan wapres ikut garis politik partai. Namun pengamat politik Universitas Paramadina Hendri Satrio membantah pernyataan Mega, karena presiden adalah pilihan rakyat, bukan presiden partai. Bila Anda setuju dengan pendapat Hendri Satrio, pilih Pro!
Pro
94%
Kontra
6%