detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Rabu, 16/04/2014 18:42 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Minggu, 05/01/2014 11:19 WIB

Sempat Tangkis Serangan, Ini Detik-detik Pembacokan Kapolsek Astana Anyar

Tya Eka Yulianti - detikNews
Bandung - Pembacokan Kapolsek Astana Anyar Bandung Kompol Sutorih terjadi saat terjadinya perkelahian di depan tempat karaoke Anggun di Jalan Sudirman. Sebelumnya, Sutorih sudah berada di sekitaran lokasi kejadian yaitu di Karaoke Anggun karena adanya laporan penjambretan.

Berikut cerita lengkap pembacokan Sutorih seperti yang dituturkan Kasatreskrim Polrestabes Bandung, AKBP Trunoyudo Wisnu Andiko, di Polsek Astana Anyar, Jalan Astana Anyar, Minggu (5/1/2013).

"Sebelumnya, Kapolsek bersama unit Quick Response mendengar laporan penjambretan di D'amor (tempat karaoke)," ujar Trunoyudo.

Dengan menggunakan motor, Sutorih bersama anggota mendatangi lokasi kejadian. "Saat sudah datang di TKP ada informasi keributan di Anggun (tempat karaoke yang letaknya tak jauh dari D'amor)," tuturnya.

Sutorih pun mendatangi lokasi keributan dengan maksud akan melerai. Saat itu, Sutorih tak mengenakan seragam dinasnya.

"Pas mau melerai, dibacoklah pakai parang," kata Trunoyudo.

Dalam kondisi berdarah, Sutorih pun dilarikan ke RS Imanuel untuk mendapatkan perawatan. Ia mendapatkan 5 jahitan di kepalanya.

"Ada juga luka lebam karena sempat menangkis serangan dari para pelaku," terangnya sambil mengatakan kondisi Sutorih sudah membaik.





Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(tya/tya)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
92%
Kontra
8%