detikcom
Jumat, 03/01/2014 13:16 WIB

Rudy Dijebak Polisi di Kasus Narkoba, KontraS: Itu Modus Umum

Prins David Saut - detikNews
Halaman 1 dari 2
Haris Azhar (hasan/detikcom)
Jakarta - Kritikan pedas dilontarkan Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Kekerasan atau KontraS atas rekayasa polisi di kasus kepemilikan narkoba Rudi Santoso (41). Menurut KontraS, rekayasa itu biasa dilakukan untuk mengejar target penanganan kasus.

"Itu modus umum, jebak menjebak orang kecil. Apa target polisi? Biasa untuk sekedar memenuhi target penanganan kasus di setiap satuan atau unit kerja," kata Koordinator Eksekutif Kontras Haris Azhar kepada detikcom, Jumat (3/1/2013).

Haris menuturkan, target yang dicapai bukan jumlah kasus melainkan penggunaan anggaran. Ia pun menyatakan seharusnya polisi sibuk dengan menangkap pengedar besar yang barang buktinya tidak di bawah 1 gram.

"Target dipenuhi untuk menghabiskan budget, bukan penanganan kasus. Sementara pemakai sebenarnya atau bandar sebenarnya justru terkesan dilindungi," ujar Haris menilai.

Pria yang juga aktif di gerakan hak asasi manusia ini menambahkan rekayasa polisi yang serupa pernah ditangani KontraS. Polisi menahan seorang pemuda tanpa memberitahu orangtuanya, pemuda itu dituduh sebagai kurir narkoba.

"Anak muda bernama W hilang 2 minggu, ternyata ditahan polisi dan tidak dilaporkan ke orangtuanya. Dituduh sebagai perantara narkoba dan pemakai. Minta tes urine, polisi justru tidak mau," ujar Haris berkisah.

"Sebenarnya banyak kasus seperti ini. Kualitas dan moralitas polisi dalam penanganan perkara pidana memang meresahkan," kata Haris mengakhiri keterangannya.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(vid/asp)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
76%
Kontra
24%