detikcom

Minggu, 15/12/2013 11:24 WIB

Seknas Jokowi Gelar Deklarasi Dukung Jokowi Jadi Presiden 2014

Nur Khafifah - detikNews
Halaman 1 dari 2
(Foto: Nur Khafifah/detikcom)
Jakarta - Ratusan pendukung Jokowi yang menamakan diri Seknas Jokowi menggelar deklarasi mendorong Gubernur DKI Jakarta ini menjadi presiden pada Pilpres 2014. Deklarasi digelar di mulut Jalan Kotabumi, kawasan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat.

Pembacaan deklarasi dilakukan pukul 10.30 WIB. Masyarakat dari berbagai kalangan dan profesi turut bergabung dalam deklarasi ini. Seperti aktivis, politisi, seniman, budayawan, advokat, dosen, jurnalis dan sebagainya. Tak ada Jokowi di tempat itu.

"Kami rakyat Indonesia mendukung Jokowi untuk menjadi Presiden Republik Indonesia tahun 2014!" teriak anggota presidium Seknas Jokowi, Dadang Juliantara di Jl Kotabumi, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (15/12/2013).

Menurutnya sosok pemimpin yang diinginkan rakyat ada dalam diri Jokowi. Meski belum tuntas menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, mereka yakin Jokowi dapat memenuhi keinginan rakyat.

"Jokowi ini pemimpin yang sederhana, jujur, apa adanya dan bisa dipercaya," katanya.

Rencananya Seknas Jokowi akan membuka posko pendaftaran relawan Jokowi setiap minggu di seputaran Bundaran HI. Tak hanya di Jakarta, penggalangan relawan juga akan dilakukan di semua daerah di Indonesia.

"Kegiatan ini bagian dari keinginan kita menjawab harapan rakyat yang rindu hadirnya pemimpin baru yang menjadi solusi atas masalah-masalah rakyat," imbuh Dadang.Next

Halaman 1 2

Ikuti berbagai peristiwa menarik yang terjadi sepanjang hari ini hanya di "Reportase" TRANS TV Senin - Jumat pukul 16.45 WIB

(kff/nwk)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Biarkan Ahok Pilih Pendampingnya Pimpin DKI

Siapa bakal pendamping Plt Gubernur DKI Ahok? Masih menjadi pro kontra antara parpol di DPRD DKI dan Kemendagri. Kemendagri memastikan Plt Gubernur DKI Basuki T Purnama atau Ahok menjadi Gubernur menggantikan Joko Widodo. Setelah diberhentikan sebagai Wagub dan Plt Gubernur dan diangkat menjadi Gubernur, Ahok bisa memilih dua orang untuk menjadi wakilnya. Bila Anda setuju dengan Kemendagri, pilih Pro!
Pro
75%
Kontra
25%