Selasa, 03/12/2013 23:09 WIB

Pengepungan Perampok di Paseban, Polisi Letuskan Tembakan ke Arah Rumah Kosong

Nur Khafifah - detikNews
Rumah korban perampokan (Foto: Nur Khafifah)
Jakarta - Polisi menembakan senjata ke arah rumah kosong di Jalan Paseban Raya, Jakarta Pusat. Diduga perampok bersembunyi di rumah kosong tersebut.

Suara tembakan terdengar sekitar pukul 22.30 WIB, Selasa (3/12/2013). Diketahui tembakan tersebut berasal dari polisi yang berada di rumah nomor 79, RT 05/RW O7. Pantauan detikcom, rumah kosong ini berada disamping rumah korban. Kondisinya gelap dengan pintu tertutup.

Puluhan personel polisi masih berada di lokasi kejadian. Beberapa di antaranya menyebar ke 4 rumah warga di sekitar.

Kapolres Jakarta Pusat, Kombes AR Yoyol sebelumnya mengatakan rumah nomor 79 didatangi empat perampok. "Satu orang menodongkan senjata ke arah pembantu. Pembantu lari ke dalam bergabung dengan tuan rumah 1 orang perempuan. Kemudian mengunci ruangan," kata Yoyol.

Menurut dia, kawanan perampok itu sempat meletuskan 2 kali tembakan.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(kff/fdn)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
35%
Kontra
65%