Minggu, 01/12/2013 07:02 WIB

Korban Tewas Jatuhnya Helikopter Polisi di Glasgow Jadi 8 Orang

Ahmad Toriq - detikNews
Puing pub yang tertimpa helikopter (Foto: CNN)
Jakarta - Korban tewas akibat jatuhnya helikopter polisi menimpa pub di Glasgow, Skotlandia, bertambah. Korban tewas bertambah lima jiwa, sehingga total keseluruhan korban yang meregang nyawa menjadi 8 orang.

Dilansir dari CNN, Minggu (1/12/2013), petugas evakuasi menemukan lima tubuh lainnya di reruntuhan pub yang hancur tertimpa helikopter. Diduga ada korban tewas lainnya yang belum ditemukan.

Saat peristiwa mengerikan itu terjadi, Clutha Bar yang terletak di tengah kota sedang ramai dikunjungi 150 orang yang menonton pertunjukkan musik pada Jumat (29/11) pukul 22.15 waktu setempat. Pub tersebut cukup terkenal di Glasgow dan selalu ramai orang saat Jumat malam.

3 Orang yang tewas adalah dua petugas polisi dan pilot helikopter. Sedangkan lima korban lainnya adalah mereka yang berada di dalam pub.

Selain korban tewas, 32 orang lainnya menderita luka dan dirawat di rumah sakit setempat. 14 Di antara yang dirawat mengalami luka cukup parah.

Saksi mata menuturkan, helikopter tersebut jatuh dari angkasa seperti batu. Orang-orang yang ada di dalam pub sempat mendengar suara mendesing dan kemudian atap pub tersebut ambruk. Seorang saksi mata lainnya menyebutkan bahwa situasi lokasi kejadian seperti film.

Untungnya, tak terjadi ledakan setelah helikopter jatuh. Jika ada ledakan, korban diperkirakan akan makin banyak.

"Tidak ada bola api dan saya tidak mendengar suara ledakan. Helikopter itu jatuh seperti batu. Mesinnya seperti bergetar," tutur Gordon Smart yang berada di area parkir saat insiden tersebut terjadi. Smart melihat langsung helikopter tersebut jatuh.


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(trq/trq)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
ProKontra Index »

Cegah Titipan Proyek, Ahok Minta Rapat dengan DPRD Direkam ke Youtube

PPATK mengungkapkan salah satu modus korupsi di kalangan penyelenggara negara adalah oknum DPRD yang menitipkan proyek-proyek saat pembahasan anggaran dengan Bappeda. Gubernur DKI Ahok ingin bila rapat bersama DPRD direkam dan di-upload ke youtube. Bila DPRD tak mau, maka lebih baik tak usah rapat anggaran. Bila Anda setuju dengan Ahok, pilih Pro!
Pro
80%
Kontra
20%