detikcom
QuickCount Persentase Sampel
  • 6,90%
  • 9,20%
  • 6,90%
  • 18,90%
  • 14,30%
  • 11,80%
  • 9,70%
  • 7,50%
  • 6,70%
  • 5,40%
  • 1,60%
  • 1,10%
  • Last Updated : Kamis, 10 April 2014 18:39 , Sumber : Cyrus Network dan CSIS
  • 6.67%
  • 9.44%
  • 6.61%
  • 18.65%
  • 14.86%
  • 11.40%
  • 10.26%
  • 7.60%
  • 6.52%
  • 5.41%
  • 1.60%
  • 0.97%
  • Last Updated : Minggu, 20/04/2014 23:06 , Sumber : Radio Republik Indonesia
Jumat, 29/11/2013 11:46 WIB

Derita Pasien di Balik Demo Dokter

Ditinggal Dokter, Pasien Melahirkan di Kebun dan Kamar Mandi

Idham Khalid,Hardani Triyoga - detikNews
Halaman 1 dari 2
Ratusan dokter melakukan aksi solidaritas sebagai keprihatinan atas vonis dr Ayu dan kedua rekannya di Bundaran HI, Jakarta, Rabu (27/11/2013). (Fotografer - Hasan Al Habshy)
Jakarta - Merintih sakit. Ini yang dikeluhkan Anita setiap selesai buang air kecil. Empat hari belakangan, sakitnya malah semakin membuatnya ngilu dan terpaksa izin tidak masuk kerja.

Wanita karir ini berharap dokter spesialis penyakit dalam yang sudah dibuat janji oleh staf Rumah Sakit Persahabatan, Jakarta Timur, untuk praktik Kamis malam tidak lagi batal.

Cukup kejadian Rabu (27/11), yang membuat dirinya terpaksa pulang lagi ke rumah. Pasalnya, besok dia sudah kembali masuk kerja. Sementara, obat yang diberikan dokter umum di klinik dekat rumahnya tiga hari lalu tidak mempan mengurangi rasa sakitnya.

“Kenapa sih kemarin tiba-tiba tidak ada dokternya. Saya juga tidak dikabari. Kan rugi waktu kita jauh-jauh dari rumah,” katanya kepada detikcom, Kamis (28/11).

Hal yang menjadi masalah, menurut Anita seharusnya pihak rumah sakit profesional melihat pasien yang ingin berobat. Ada upaya komunikasi untuk memberitahukan kalau dokter spesialis yang bersangkutan berhalangan hadir.

"Bukannya diam dan saat ditanya malah menjawab tidak tahu," kata wanita berusia 29 tahun ini sewot karena terkesan rumah sakit tidak bertanggung jawab terhadap pasien rawat jalan. “Kalau sudah bikin janji ya setidaknya ada alternatif dokter pengganti. Jangan main cancel kayak begitu saja,” ujarnya ketus.

Kasus dugaan malapraktik yang melibatkan tiga dokter spesialis kandungan di Manado berdampak hebat di dunia kedokteran Tanah Air. Penahanan terhadap dua dari ketiga dokter tersebut, salah satunya yakni dokter Dewa Ayu Sasiary Prawani, memunculkan gelombang demonstrasi besar-besaran dari para dokter pada Rabu (27/11). Next

Halaman 1 2

Ratusan mahasiswa di universitas Samratulangi Manado saling serang. Belasan gedung perkuliahan hancur dan puluhan sepeda motor dibakar. Saksikan liputan lengkapnya dalam program "Reportase Malam" pukul 02.51 WIB hanya di Trans TV

(brn/brn)


Punya info seputar #LaluLintas? Jangan lupa kirim ke pasangmata.com .

Sponsored Link

Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Kamis, 17/04/2014 12:31 WIB
    Dirut PT KCJ: Jangan Dulu Berharap Kereta Tepat Waktu
    Gb "PT KAI menggunakan track untuk kereta penumpang dan barang. Komuter di track yang sama. Dan jangan berharap ada ketepatan waktu jika rel digunakan bersama," kata Dirut PT KCJ Tri Handoyo.
ProKontra Index »

Bagi-bagi Kursi dan Menteri Itu Tidak Baik

Calon presiden PDIP Jokowi bertekad menguatkan sistem presidensial jika nanti terpilih. Jokowi menegaskan koalisi yang dibangunnya bukanlah koalisi bagi-bagi kursi dan jatah menteri. Dia mengatakan, yang akan diajak koalisi adalah partai-partai yang siap bekerja sama membangun bangsa dan negara tanpa meminta jatah kekuasaan. Bila Anda setuju dengan gagasan Jokowi, pilih Pro!
Pro
78%
Kontra
22%
MustRead close