detikcom

Kamis, 21/11/2013 12:49 WIB

'Studio' Mesum Sopir di Depok Dikontrak 2 Tahun oleh Bos Angkot

Rivki - detikNews
Depok - Empat kawanan sopir angkot di Depok ditangkap polisi karena merekam adegan mesum di sebuah rumah. 'Studio' mesum tersebut dikontrak selama 2 tahun.

"Pengontraknya si AS (55), dia sudah ngontrak kurang lebih 2 tahun," kata Kapolsek Sukmajaya Kompol Agus Widodo di rumah AS, Jl Teluk Bayur, Depok, Kamis (21/11/2013).

AS merupakan bos dari 3 sopir angkot yang ikut ditahan polisi. Agus menambahkan, kemungkinan besar kelakuan bejat AS sudah dilakukan sejak lama.

"Ada dugaan kalau ini sudah dilakukan sejak lama. Korbannya juga kemungkinan akan bertambah," tambah Agus.

Agus mengatakan, penggeledahan rumah bercat putih itu berdasarkan kecurigaan anggotanya di lapangan.

"Awalnya buser saya dapat laporan dari masyarakat kalau rumah itu tempat tidak benar. Kita lakukan penyelidikan dan Selasa kemarin kita putuskan untuk digeledah," terangnya.

Banjir mengepung Ibukota Jakarta. Saksikan di program "Reportase Sore" TRANS TV Senin sampai Jumat pukul 16.45 WIB

(rvk/try)


Setelah eksekusi 6 terpidana mati narkoba, dua negara menarik duta besarnya. Bagaimana perkembangan terkini? Simak di sini.


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Selasa, 27/01/2015 16:57 WIB
    Menteri Yohana Yembise: Kekerasan Anak Akibat Nikah Muda
    Gb Bagi Yohana Susana Yembise, jabatan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak adalah kepercayaan sekaligus menjadi simbol perjuangan atas dominasi adat di Papua, yang umumnya didominasi laki-laki. Yohana juga mengkhawatirkan tingkat kekerasan anak yang makin memprihatinkan.
ProKontra Index »

Jika Presiden Jokowi Berhentikan BW, BG Juga Harus Dinonaktifkan

Wakil Ketua KPK Bambang Widjojanto (BW) mengajukan berhenti sementara karena menjadi tersangka di Polri. Menurut peneliti ICW, Donal Fariz, bila Presiden nanti menerima pengunduran diri BW, maka Presiden juga harus menonaktifkan Komjen Budi Gunawan (BG) sebagai calon Kapolri. Apalagi kasus yang menjerat Komjen BG lebih krusial, yakni korupsi dibanding kasus yang menjerat BW, pidana biasa. Bila Anda setuju dengan Donal Fariz, pilih Pro!
Pro
79%
Kontra
21%