Detik.com News
Detik.com
Rabu, 20/11/2013 14:47 WIB

Minta dr Ayu Dibebaskan, Ratusan Dokter Demo di Kantor IDI Jakarta

Nur Khafifah - detikNews
Minta dr Ayu Dibebaskan, Ratusan Dokter Demo di Kantor IDI Jakarta Demo dokter (Foto: Nur Khafifah)
Jakarta - Ratusan dokter yang tergabung dalam berbagai aliansi menggelar aksi di depan kantor Ikatan Dokter Indonesia (IDI). Aksi digelar sebagai ungkapan solidaritas atas dipidanakannya dokter Dewa Ayu Sasiary Prawani atas tuduhan malpraktek di Manado.

Sebanyak 200 dokter berorasi di depan kantor IDI, Jalan Samratulangi, Menteng, Jakarta Pusat. Mereka mengenakan seragam dokter warna putih dan membentangkan spanduk berisi penolakan kriminalisasi dokter. 1 unit meja yang telah dilumuri obat luka cair diletakkan di depan massa.

"Kita mengingatkan dengan tegas kepada PB IDI agar segera memberikan tim hukumnya agar persoalan ini tidak menjadi kronis," ujar koordinator aksi, dokter Iqbal di depan kantor IDI, Jalan Samratulangi, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (20/11/2013).

Iqbal mengancam pihaknya akan terus melakukan aksi jika dokter Ayu tidak dibebaskan. Sebab menurutnya penangkapan dokter Ayu merupakan bukti kriminalisasi dokter.

"Tadi kita sudah ketemu PB IDI. Katanya mereka sudah kirim tim hukumnya untuk mengadvokasi ini," ucapnya.

Ratusan dokter tersebut hari ini melakukan ijin kerja. Mereka mengancam akan mogok kerja jika kasus dokter Ayu tidak segera diselesaikan.

"Bayangkan kalau kita mogok kerja, siapa yang akan menangani pasien?" katanya.

Dokter Ayu diputuskan bersalah oleh Mahkamah Agung atas kasus malpraktek di Manado. Ia didakwa 10 bulan penjara.



Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(kff/fdn)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%