Detik.com News
Detik.com
Selasa, 19/11/2013 23:01 WIB

Gunung Sinabung Erupsi Lagi, Tinggi Letusan Capai 10 Km

Ramdhan Muhaimin - detikNews
Gunung Sinabung Erupsi Lagi, Tinggi Letusan Capai 10 Km Gunung Sinabung. (Dok.detikcom)
Jakarta - Gunung Sinabung di Sumatera utara kembali erupsi malam ini. Erupsi Sinabung mencapai rekornya sepanjang tahun ini dengan ketinggian asap letusan mencapai 10 km.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho mengatakan erupsi terjadi sekitar pukul 21.56 WIB. Tinggi kolom erupsi mencapai 10.000 meter. Menurutnya, ini adalah rekor tinggi erupsi sejak erupsi 2013 ini.

Erupsi juga diserta dengan awan panas 500 meter dengan durasi 8,5 menit/515 detik.

"Ada suara gemuruh terdengar sampai Berastagi-Kabanjahe. Radius tetap 3 km, dampak abu vulkanik," tulis Sutopo dalam pesan singkatnya kepada detikcom, Selasa (19/11/2013).

Sutopo juga mengatakan aktivitas gunung masih tinggi dan berpotensi terjadi erupsi susulan. Pengungsi tetap 6.211 jiwa (1,990 KK) di 16 titik pengungsian. Tidak ada korban. Masyarakat tetap tenang. Petugas TNI, Polri dan lainnya sedang melakukan pengecekan di lapangan.


Akhiri hari anda dengan menyimak beragam informasi penting dan menarik sepanjang hari ini, di "Reportase Malam" pukul 01.30 WIB, hanya di Trans TV

(rmd/rmd)


Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Senin, 23/02/2015 10:27 WIB
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif
    Komjen Badrodin: Penertiban Internal agar Tak Terjangkit Hedonis-Konsumtif Wakil Kapolri Komjen Badrodin Haiti diusulkan Presiden Jokowi menjadi calon Kapolri. Komjen Badrodin mengakui masih banyak perbaikan yang perlu dilakukan di jajaran Polri. Dia juga dengan besar hati mengakui masih banyak penyimpangan yang perlu ditertibkan. Apa saja?
ProKontra Index »

MA Harus Turun Tangan Setop 'Sarpin Effect'!

Putusan hakim PN Jaksel Sarpin Rizaldi yang memperbolehkan status tersangka jadi materi gugatan praperadilan berpotensi menimbulkan kekacauan hukum di Indonesia. "MA harus menyetop. Segera batalkan putusan Sarpin. Kalau tidak, semua tersangka akan melakukan hal yang sama," jelas FH Unsoed Purwokerto, Prof Dr Hibnu Nugroho. Bila Anda setuju dengan Prof Hibnu, pilih Pro!
Pro
95%
Kontra
5%