detikcom
Jumat, 15/11/2013 20:28 WIB

Kepala BKD Siak Riau Bantah Sebagai Aktor Video Mesum

Chaidir Anwar Tanjung - detikNews
Pekanbaru - Saat dilakukan pemeriksaan internal, Kepala BKD Siak, Riau, inisial PR (50) membantah jika dirinya pemeran dalam video mesum tersebut. Walau membantah dirinya tetap dicopot dari jabatannya.

Hal itu disampaikan, Kabag Humas Pemkab Siak, Zulfikri terkait hasil pemeriksaan Inspekrorat Siak terkait video mesum tersebut kepada detikcom, Jumat (15/11/2013).

Zulfikri menjelaskan, bahwa tadi siang Bupati Siak Syamsuar bersama Inspektorat melakukan pemeriksaan internal kepada Kepala BKD. Bupati Siak juga turut menonton video tersebut guna memastikan apakah aktor pria itu adalah pejabatnya.

"Kepada tim pemeriksa, yang bersangkutan tidak mengakui jika pria dalam video itu adalah dirinya. Dia tetap membantah soal video tersebut," kata Zulfikri.

Sekalipun membantah, lanjut Zulfikri, Bupati Siak tetap mencopot jabatannya.

"Soal bantahan tersebut kan itu menjadi hak dia. Namun Bupati sudah mengeluarkan SK pemberhatian jabatannya," kata Zulfikri.

Video mesum berdurasi 1 menit 48 detik itu beredar dari ponsel ke ponsel. Diperkirakan adegan layaknya suami istri itu dilakukan di kantor. Meski direkam dari jarak sekitar 3-4 meter, wajah aktor terlihat jelas. Sedangkan, si aktris yang berkulit putih bersih tidak begitu jelas. Wajahnya tertutup rambut.

Hingga saat ini belum diketahui identitas wanita berambut ikal sebahu dalam rekaman tersebut. Beredar informasi ia adalah sekretaris sang pejabat.



Ikuti berbagai berita menarik hari ini di program "Reportase Sore" TRANS TV yang tayang Senin sampai Jumat pukul 15.30 WIB

(gah/gah)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
Berita Terbaru Indeks Berita ยป
ProKontra Index »

Motor akan Dilarang Melintas di Jalan Protokol Jakarta

Pada Desember 2014 mendatang motor tidak diperbolehkan untuk melintas di Bundaran HI hingga Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat. Rencananya motor akan dilarang di semua jalan protokol yang ada di Jakarta. Bila Anda setuju dengan kebijakan Pemprov DKI ini, pilih Pro!
Pro
34%
Kontra
66%