Senin, 11/11/2013 23:06 WIB

Video Mesum PNS dan Guru Agama Gegerkan Bone

Muhammad Nur Abdurrahman - detikNews
Makassar - Sebuah file video mesum berdurasi 2 menit 9 detik yang diperankan pria dan wanita beredar luas dan membuat geger masyarakat Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. 'Aktor' dan 'Aktris' dalam video tersebut diduga merupakan oknum Pegawai Negeri Sipil (PNS) setempat bersama seorang guru agama.

Dari informasi yang didapatkan detikcom, video tersebut melibatkan seorang pria berinisial YS (34 tahun), yang berprofesi sebagai PNS di jajaran Dinas PU Kab. Bone. Sementara sang perempuan diketahui berinisial FA, yang berprofesi sebagai Guru Agama di SD Pattiro Sompe, Kec. Sibulue Kab. Bone.

Video yang mulai beredar sepekan terakhir ini dengan mudah dikenali oleh warga Bone, karena sang bintang pria ini yang direkam dengan kamera ponsel ini diketahui berkantor di kota Watampone dan bermukim di Desa Ureng, Kec. Palakka, Kab. Bone.

Dalam video tersebut keduanya beradegan layaknya pasangan suami-istri yang sengaja direkam oleh pemeran prianya. Dari informasi yang diperoleh detikcom, YS masih berstatus suami dari NA, warga Palakka.

"Peredaran video ini mencerminkan kebobrokan moral kedua abdi negara yang ada dalam video tersebut, sebagai orangtua saya khawatir pada anak-anak saya dan anak lain seusianya, karena video ini dengan mudah menyebar di ponsel mereka, ini harus cepat dicari solusinya," pungkas Andi Mappareppa, warga Kec. Awangpone, Bone, yang dihubungi detikcom,senin (11/11).


Mulai hari anda dengan informasi aneka peristiwa penting dan menarik di "Reportase Pagi" pukul 04.00 - 05.30 WIB hanya di Trans TV

(mna/ahy)



Sponsored Link
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Informasi pemasangan iklan
hubungi : sales[at]detik.com
  • Minggu, 19/10/2014 19:41 WIB
    Iriana Bicara tentang Gaya, Media Sosial, Burung hingga Diri Sendiri
    Gb Iriana, tidak lama lagi akan menjadi Ibu Negara. Banyak yang penasaran akan sosoknya. Iriana, yang cenderung tak banyak berbicara, kali ini bersedia menjawab pertanyaan. Mulai soal gaya, hobi merawat burung hingga tentang dirinya sendiri. Seperti apa?
ProKontra Index »

Tak Perlu Arak-arakan Pesta Rakyat Saat Pelantikan Jokowi

Relawan Jokowi-JK akan menggelar pesta rakyat saat pelantikan presiden dan wapres pada 20 Oktober 2014 nanti dimulai dari Semanggi dan berakhir di Monas. Kapolri Jenderal Sutarman menyarankan tidak perlu ada acara arak-arakan seperti itu. "Saya sarankan tidak perlu arak-arakan, saya kira tidak perlu. Mungkin kalau bersyukur, bersyukur berdoa saja, enggak perlu arak-arakan," kata Kapolri. Bila Anda setuju dengan Kapolri, pilih Pro!
Pro
36%
Kontra
64%